Bek Persib Bandung, Victor Igbonefo. (Dok. Persib)
JawaPos.com- Bek senior Persib Bandung, Victor Igbonefo, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan kariernya yang panjang dan penuh pencapaian di sepak bola Indonesia. Pemain kelahiran Nigeria itu mengaku telah meraih sebagian besar mimpinya sebagai pesepakbola, termasuk menjadi juara di berbagai level kompetisi nasional dan mewakili tim nasional Indonesia.
"Aku bisa katakan, impianku sebagai pesepakbola sudah tercapai. Aku datang dari Nigeria, lalu mendapat kesempatan dinaturalisasi, membela Timnas Indonesia, meraih gelar bersama Persipura, bermain di Liga Champions Asia dan AFC Cup, serta menjadi juara bersama Persib. Itu pencapaian besar dalam hidupku," ujar Igbonefo.
Sejak pertama kali meniti karier di Liga Indonesia, Igbonefo sudah merasakan manisnya gelar juara bersama Persipura Jayapura sebanyak tiga kali, yakni pada musim 2005, 2008/2009, dan 2010/2011. Keberhasilannya tak berhenti di sana. Setelah bergabung dengan Persib Bandung, ia turut menjadi bagian penting dalam dua gelar Liga 1 beruntun pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Dengan gelar Liga 1 musim ini, maka Igbonefo akan resmi mengoleksi lima trofi juara Liga Indonesia sepanjang kariernya sebuah pencapaian langka bagi pemain asing naturalisasi.
"Luar biasa, aku merasa sangat beruntung dan ini semua adalah anugerah dari Tuhan. Tapi, tentu saja, semuanya juga berkat dedikasi penuh selama bertahun-tahun. Karena dengan dedikasi, gelar juara bisa diraih," ungkapnya penuh semangat.
Meski begitu, ada satu trofi yang hingga kini masih menjadi penyesalan tersendiri bagi Igbonefo, yakni Piala Indonesia atau Copa Indonesia. Ia sempat tiga kali membawa Persipura ke final turnamen tersebut pada 2006, 2007, dan 2008/2009, namun selalu gagal meraih gelar.
"Satu yang belum aku dapat hanyalah trofi Copa Indonesia. Aku tiga kali main di final bersama Persipura, tapi semuanya kalah. Sisanya, aku sudah meraih semua yang aku impikan," tuturnya mengenang.
Persib sendiri berhasil menjadi juara Liga 1 2024/2025, mereka mencetak back-to-back pertama dalam format kompetisi penuh, berbeda dengan keberhasilan beruntun mereka pada medio 90-an di dua sistem kompetisi berbeda, yakni Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia I 1994/1995 di bawah asuhan Indra M. Tohir.
Igbonefo pun sangat menantikan momen tersebut, bukan hanya sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai bagian dari tonggak sejarah klub.
"Aku sangat menantikan momen ini. Bukan hanya untukku, tapi juga untuk Persib dan semua Bobotoh yang setia. Ini akan jadi sesuatu yang luar biasa dan tak terlupakan," pungkasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
