Gelandang baru Persik Kediri Syahrian Abimanyu.(Dok. Persik Kediri)
JawaPos.com - Gebrakan di bursa transfer terus dilakukan Persik Kediri menjelang dimulainya Super League, Agustus mendatang. Setelah sibuk mendatangkan pemain asing, Persik kembali fokus mendatangkan pemain lokal.
Pemain lokal yang kembali didatangkan Persik Kediri adalah Syahrian Abimanyu. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut merupakan eks pemain Persija Jakarta musim 2024/2025.
Syahrian Abimanyu menimba ilmu sepak bolanya di SSB Mandiri Jaya Bogor. Setelah itu, dia juga pernah bergabung dengan salah satu tim akademi Spanyol Levante UD dan berlanjut ke tim muda Persija pada 2017.
Bakatnya sebagai gelandang mulai terlihat saat bermain bersama Sriwijaya FC di usia 18 tahun. Meskipun tidak menjadi pemain utama di lini tengah, Rahmad Darmawan, pelatihnya saat itu, memainkannya sebanyak delapan pertandingan dengan perolehan dua assist di Liga 1 2017/2018.
Di musim selanjutnya, Syahrian Abimanyu memilih Madura United sebagai tim yang dibelanya. Bersama Laskar Sape Kerrab, pemain kelahiran Banjarnegara tersebut bermain sebanyak 17 pertandingan dengan 14 kali dipilih sebagai pemain utama.
Setelah berkarier di Liga Indonesia, Syahrian Abimanyu mulai berani untuk bermain di luar negeri. Johor Darul Ta'zim (JDT) dari Liga Malaysia tertarik untuk mendatangkannya pada musim 2020/2021. Sayangnya, dia hanya bermain sebanyak dua pertandingan melawan Sabah FA dan PJ City FC.
Karena menit bermain yang minim, JDT memutuskan untuk meminjamkannya ke tim Liga Australia Newcastle United Jets. Namun, bersama tim asal Kota Newcastle, Australia, tersebut, menit bermain Syahrian Abimanyu tetap minim karena hanya bermain sebanyak tiga pertandingan.
Setelah masa peminjamannya dan kontraknya habis di JDT, Syahrian Abimanyu memutuskan kembali ke Indonesia dan bermain bersama Persija di putaran kedua Liga 1 musim 2021/2022. Di musim perdananya, gelandang yang kini berusia 26 tahun itu bermain sebanyak 11 pertandingan dengan mencetak satu gol dan tiga assist.
Di era Thomas Doll, Syahrian Abimanyu menjadi salah satu pemain andalannya. Dia kerap mengisi posisi lini tengah dengan bermain sebanyak 46 pertandingan selama dua musim ditangani oleh pelatih asal Jerman tersebut.
Setelah Thomas Doll hengkang, Syahrian Abimanyu nyatanya tidak menjadi andalan pelatih Persija selanjutnya, Carlos Pena. Musim ini, dia hanya lima kali bermain sebagai pemain utama dari 21 pertandingan yang dimainkannya.
Dengan bergabungnya Syahrian Abimanyu, Persik Kediri memiliki kedalaman skuad di lini tengah. Di posisi gelandang tengah sudah berkumpul para gelandang-gelandang berkualitas seperti Bayu Otto, Telmo Castanheira, Adi Eko, dan Rifqi Ray.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
