Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 15.13 WIB

Apes! Dua Pemain Persik Kediri Cedera Jelang Lawan Bali United di Laga Perdana Super League 2025/2026

Skuad Persik Kediri siap tancap gas hadapi laga perdana Super League 2025/2026. (Media Persik)

JawaPos.com — Persik Kediri terus mematangkan persiapan jelang laga pembuka Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Putih itu akan menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 9 Agustus mendatang.

Namun, di tengah kondisi fisik pemain yang dinilai sangat prima, dua penggawa Persik justru mengalami cedera ringan. Situasi ini langsung direspons oleh pelatih Ong Kim Swee dengan mengambil langkah antisipatif.

Juru taktik asal Malaysia itu memilih untuk menjaga kondisi skuadnya lewat aktivitas alternatif. Salah satunya adalah kegiatan berenang yang dilakukan secara kolektif sebagai bagian dari pemulihan dan menjaga kebugaran tim.

Aktivitas rekreatif tersebut dilakukan demi mengendurkan ketegangan otot para pemain. Hal ini sekaligus menjadi momen penyegaran psikologis menjelang duel berat melawan Serdadu Tridatu.

Tak hanya berenang, latihan di lapangan pun disesuaikan dengan intensitas ringan. Para pemain diberikan program stretching atau peregangan untuk maintenance kondisi fisik mereka.

Pelatih Ong Kim Swee memahami menjaga kebugaran pemain seminggu menjelang kompetisi jauh lebih penting ketimbang membebani mereka dengan latihan berat.

Ia ingin memastikan tak ada tambahan pemain yang harus absen karena cedera.

Menurut dokter tim Persik, Wildan Yahya, saat ini secara keseluruhan kondisi para pemain sangat prima. Namun memang ada satu-dua nama yang tengah mengalami cedera dan harus menjalani latihan terpisah.

“Semua kondisi pemain sangat prima. Kita perlu menjaga keadaan ini sampai dimulainya kompetisi,” ujar Wildan dikutip dari I.League, Minggu (3/8/2025).

“Ada satu dua pemain sedang cedera. Mereka berlatih terpisah di bawah pengawasan tim medis dan fisioterapis.”

Para pemain yang mengalami masalah fisik tidak dipaksakan untuk latihan bersama tim utama. Mereka ditangani langsung oleh tim medis dan fisioterapis dengan pendekatan khusus.

Langkah ini dilakukan agar cedera yang diderita tidak bertambah parah dan proses pemulihan bisa maksimal.

Kehadiran pemain-pemain tersebut di laga pembuka masih dimungkinkan tergantung progres kondisi mereka dalam beberapa hari ke depan.

Fisioterapis tim, Alfian Yoga, juga menegaskan pentingnya program latihan terpisah bagi pemain yang cedera. Menurutnya, Persik tidak ingin ambil risiko dengan memaksa pemain bermain dalam kondisi tidak fit.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore