
Mantan manajer Persija Jakarta, IGK Manila, meninggal dunia pada Senin (18/8). (Dok. Persija)
JawaPos.com - Kesedihan mendalam dirasakan oleh legenda Persija Jakarta, Imran Nahumarury, usai mengetahui kabar berpulangnya I Gusti Kompyang (IGK) Manila. Ia mengenang momen terbaik bersama IGK Manila saat bersama-sama menjuarai Liga Indonesia 2001.
IGK Manila dikabarkan meninggal dunia pada usia ke-83 tahun. Tokoh asal Bali itu menghembuskan napas terakhirnya di RS Bunda Menteng pada Senin (18/8) pagi.
Kepergian IGK Manila meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Meski rekam jejaknya banyak di bidang politik dan pertahanan-keamanan, IGK Manila juga sempat terjun ke dunia sepak bola.
Persija Jakarta jadi tim yang pernah merasakan kerja sama dengan IGK Manila. Bahkan, prestasi terbaik pernah dihasilkan berupa menjadi juara Liga Indonesia 2001.
Saat itu, IGK Manila adalah manajer Persija Jakarta. Dia adalah sosok yang mengantarkan Macan Kemayoran berhasil mengangkat trofi meski di awal musim sempat diragukan.
Persija Jakarta yang dipimpin IGK Manila, memastikan gelar juara usai mengalahkan PSM Makassar dalam laga final dengan skor 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tiga gol Macan Kemayoran dicetak oleh Imran Nahumarury (3') dan Bambang Pamungkas (42', 47').
Imran Nahumarury yang jadi pahlawan Persija saat itu, mengaku ikut sedih atas kepergian IGK Manila. Di mata Imran, IGK Manila saat itu bukan hanya manajer tim biasa, tapi juga seperti orang tuanya.
Imran menambahkan, keberhasilan Persija menjadi juara Liga Indonesia 2001 tak lepas dari peran dan jasa IGK Manila. Dirinya adalah sosok yang paling benar-benar merasakan betapa pentingnya kehadiran Manila.
Eks pelatih Malut United FC itu bercerita, ia sebenarnya sempat diragukan tampil saat laga final melawan PSM Makassar karena mengalami cedera hamstring. Tapi, IGK Manila datang dan memotivasi Imran untuk tetap bermain setelah disuntikkan painkiller.
Imran Nahumarury pun dimainkan oleh pelatih (almarhum) Sofyan Hadi sebagai gelandang. Dirinya jadi motor serangan sekaligus pelayan sempurna untuk dua striker, Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.
Upaya IGK Manila berbuah manis. Imran Nahumarury berhasil mencetak gol cepat pada menit ketiga untuk membawa Persija unggul. Gol itu sangat penting karena Macan Kemayoran akhirnya menang 3-2 berkat brace tambahan dari Bambang Pamungkas.
Momen itu, disebut Imran Nahumarury tak akan pernah dia lupakan. IGK Manila lah yang membuat dirinya tetap main meski cedera menghampiri.
"Mentalitas yang beliau berikan ke saya, terutama saat sebelum final, saya mengalami cedera. Tapi karena semangat yang dia berikan ke, aku bisa main walaupun hanya beberap menit. Karena setelah cetak gol, saya cedera lagi," kenang Imran.
Imran Nahumarury. (Instagram @imran_nahumarury)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
