Kurniawan Dwi Yulianto berikan doa yang terbaik untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @kurniawanqana)
JawaPos.com — Bismillah untuk mimpi besar sepak bola Indonesia. Harapan itu datang dari legenda Garuda dan mantan mesin gol Persebaya Surabaya, Kurniawan Dwi Yulianto, yang mengirim doa terbaik bagi Timnas Indonesia jelang duel panas di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Bismillah kita doakan yang terbaik untuk timnas kita,” ujar Kurniawan dengan nada penuh keyakinan kepada JawaPos.com, Rabu (8/10/2025).
Kalimat sederhana itu menjadi simbol semangat seluruh pencinta sepak bola Tanah Air yang menantikan sejarah besar di Jeddah.
Timnas Indonesia kini hanya tinggal selangkah lagi menuju panggung terbesar dunia.
Skuad asuhan Patrick Kluivert akan berjuang habis-habisan di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, menghadapi dua raksasa Timur Tengah, Arab Saudi dan Irak.
Format ronde 4 kali ini berbeda dari sebelumnya. Tidak ada sistem kandang-tandang, melainkan mini turnamen berisi tiga negara yang bertanding satu kali saja di venue tuan rumah Arab Saudi.
Dalam format single round-robin ini, setiap tim hanya memainkan dua pertandingan. Posisi teratas di grup akan langsung mengantongi tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Grup lainnya diisi Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman, yang akan saling sikut di Grup A.
Hanya dua tim juara grup yang bisa langsung lolos. Sedangkan dua tim runner-up masih punya peluang lewat babak play-off kontinental di ronde 5, sebelum berebut tiket terakhir di play-off interkontinental.
Itu sebabnya, dua laga di Jeddah jadi penentuan hidup-mati bagi Skuad Garuda. Setiap detik di lapangan akan menjadi ujian mental, fisik, dan strategi untuk menulis sejarah baru sepak bola Indonesia.
Duel pertama digelar Kamis, 9 Oktober 2025 pukul 00.15 WIB melawan Arab Saudi. Tiga hari berselang, Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, Indonesia kembali bertarung menghadapi Irak di tempat yang sama.
Kedua pertandingan ini jadi ujian berat bagi tim dengan ranking FIFA terendah di grup. Indonesia saat drawing berada di peringkat 118 dunia, sedangkan Arab Saudi dan Irak masing-masing di posisi 58 dan 59.
Meski venue disebut netral, King Abdullah Sports City jelas lebih bersahabat bagi Arab Saudi. Dukungan publik lokal akan menggelegar, tapi di situlah ujian mental Garuda sebenarnya dimulai.
Tantangan makin berat karena jadwal Indonesia kurang menguntungkan. Asnawi Mangkualam dkk akan memainkan dua laga lebih dahulu, sedangkan Arab dan Irak bisa menyesuaikan strategi setelah melihat hasil Garuda.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
