PSM Makassar selamat dari kekalahan berkat gol telat winger mudanya melawan Madura United. (Dok: PSM)
JawaPos.com - PSM Makassar akan bertandang ke markas Dewa United, Banten International Stadium (BIS), Minggu, 9 November 2025. Selama bertemu dengan Dewa United pada laga tandang, PSM belum pernah menang.
Hanya dua kali Pasukan Ramang imbang dan sekali menelan kekalahan. Tentu laga nanti bisa menjadi momentum memutus rekor buruk tersebut. Dengan kata lain, merebut kemenangan.
Selain untuk pecah rekor, kemenangan juga penting untuk mengangkat posisi mereka di klasemen, sekaligus menyalip Dewa United. Saat ini, Dewa ada tepat di atas PSM dengan selisih satu poin saja.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha menyampaikan, dirinya sudah menganalisis seperti apa permainan Dewa United. Sehingga, dia tentu sudah menyiapkan strategi untuk itu.
"Ya, mereka bermain cepat, pendek, dan transisi mereka juga bagus. Dewa sudah memulai dengan baik beberapa musim terakhir, dan mereka tentu tahu cara memaksimalkan permainan," jelasnya.
Dirinya sedang mencoba untuk menyesuaikan hal yang tidak berhasil pada laga sebelumnya. Pada saat menjamu Madura United, PSM menguasai sekitar 63 persen bola, namun kurang dalam eksekusi akhir.
"Kami ingin mengontrol seluruhnya. Kalian sudah melihat kemarin, kami memiliki 63 persen, dan kami ingin memiliki lebih banyak pemain di kotak. Kami ingin menang, saya percaya dengan waktu bahwa kami akan mencapai sesuatu," lanjutnya.
Dia juga menegaskan, timnya sudah berada di jalur yang benar. Namun tidak ada yang bisa diselesaikan dalam satu malam. Maka dia fokus pada penguasaan bola dan memenangkan pertandingan saat peluit panjang dibunyikan.
"Saya percaya kita sudah berada di arah yang benar. Saya coba memperbaiki penguasaan bola. Pada saat kita menyerang, ada orang yang bisa menerima dalam box, ada peluang, dan tentu saja kita mau menang. Namun tidak ada yang bisa dirubah hanya semalam saja, hanya dengan dua atau tiga latihan, tetapi saya percaya kita bisa membaik," terangnya.
Berbenah
Menteri Luar Negeri Red Gank, Muhammad Alfajri berharap, PSM bisa benar-benar berbenah, khususnya setelah mencapai usia yang sangat matang. Sehingga, prestasi demi prestasi bisa diwujudkan kembali.
"Kami dan teman-teman suporter tentu menginginkan kemenangan. PSM harus bisa bangkit lagi, mengukir prestasi lagi, apalagi sekarang usianya sudah sangat matang," terangnya.
Suporter akan terus memberikan dukungan tanpa henti. Ini bukan karena pemain, bukan karena pelatih, juga bukan manajemen. Tetapi demi klub kebanggaan masyarakat Sulsel.
"Kami selalu mendukung, kami mencintai klub ini. Jadi kami bukan mendukung satu pemain, pelatih, atau manajemen saja, kami mendukung semuanya," tegasnya. (wid/zuk)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
