Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 November 2025 | 14.25 WIB

Bonek Dilarang Hadir Dukung Persebaya Surabaya! Panpel Persik Kediri Siapkan 2.500 Tiket Hanya untuk Persikmania

Bonek cilik saat mendukung Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Bonek dan Bonita dipastikan tidak bisa hadir memberikan dukungan langsung untuk Persebaya Surabaya pada Derbi Jawa Timur pekan ke-12 Super League kontra Persik Kediri. Panitia Pelaksana Persik menegaskan laga di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11/2025) malam tersebut digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu demi alasan keamanan.

Persik Kediri terpaksa menjadi tim musafir dalam pertandingan penting ini setelah Stadion Brawijaya di Kota Kediri dinilai belum memenuhi standar kelayakan untuk digunakan.

Renovasi yang belum rampung membuat izin penggunaan stadion tidak turun meski laga sudah masuk jadwal resmi kompetisi.

Keputusan memindahkan venue ke Stadion Gelora Joko Samudro menjadi langkah paling realistis yang bisa diambil agar pertandingan tetap berlangsung sesuai agenda.

Namun keputusan ini memiliki konsekuensi besar, salah satunya pembatasan jumlah penonton dan larangan masuk bagi suporter tim lawan.

Menurut Tri Widodo, Ketua Panpel Persik Kediri, pihaknya sudah berupaya mencari opsi terbaik agar laga tetap berjalan lancar.

Namun kondisi yang ada membuat panpel harus tunduk pada rekomendasi keamanan yang diberikan aparat terkait.

Panpel hanya mengantongi izin penjualan 2.500 lembar tiket bagi pendukung Persikmania. Jumlah itu langsung habis terjual dan hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki identitas resmi Kabupaten atau Kota Kediri.

Langkah pembatasan tersebut diterapkan agar distribusi suporter lebih mudah diawasi selama perjalanan menuju stadion.

Mengingat jarak Kediri ke Gresik mencapai lebih dari 120 kilometer, pola pergerakan massa menjadi perhatian utama aparat keamanan.

Di sisi lain, keputusan melarang kehadiran Bonek dan Bonita merupakan hasil kesepakatan koordinasi keamanan antara penyelenggara pertandingan dan pihak kepolisian.

Panpel menilai atmosfer derbi rawan memicu gesekan jika kedua kelompok suporter hadir dalam jumlah besar.

Tri Widodo menyebut situasi ini bukan kondisi ideal bagi klub maupun suporter yang ingin mendukung timnya langsung di stadion.

Namun ia menekankan kepatuhan terhadap aturan menjadi prioritas agar pertandingan tidak mengalami penundaan atau pembatalan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore