
Bintang Persebaya Surabaya Francisco Rivera kantongi kartu merah kedua saat hadapi Persik Kediri di Gresik, Jumat (7/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya sepertinya membutuhkan psikolog. Tujuannya untuk meredam permainan keras berujung sanksi kartu yang kerap merugikan Green Force.
Kebutuhan itu cukup masuk akal merujuk performa Persebaya belakangan ini, di mana pemain-pemain Persebaya sepertinya ‘rajin’ mengoleksi kartu, baik kuning maupun merah.
Contoh terbaru adalah saat gelandang Persebaya, Francisco Rivera, kembali menerima kartu merah saat Persebaya dijamu Persik Kediri di Stadion Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11).
Situasi itu membuat Persebaya harus bermain 10 orang, meski beruntung masih bisa membawa pulang satu poin dari Gresik.
Hukuman yang diterima Rivera mengulang sikap indisipliner pemain Meksiko itu. Dia sebelumnya menerima hukuman sama saat Persebaya dijamu Persib Bandung pada 12 September 2025.
Rivera menerima kartu merah di masa injury time sekaligus membuat Persebaya kalah tipis 1-0 di pertandingan tersebut.
Selain itu, Persebaya juga menerima hukuman serupa, yakni menerima kartu merah ketika Dejan Tumbas diusir wasit saat Persebaya dijamu Dewa United pada 26 September 2025. Hasilnya, Persebaya harus puas bermain imbang 1-1.
Tak berhenti di situ, dua pemain Persebaya Leo Lelis dan Mikael Tata justru diusir wasit saat Green Force dijamu PSBS Biak. Persebaya masih beruntung pulang dengan satu poin setelah bermain imbang tanpa gol di Stadion Maguwoharjo pada 24 Oktober 2025.
Fakta itu membuat Persebaya sudah mengoleksi 5 kartu merah, meski Rivera menjadi pemain paling ganas setelah mengoleksi dua kartu merah langsung.
Mantan pemain Madura United itu berada di posisi teratas dengan poin pelanggaran kartu. Dia mengungguli gelandang serang Persijap Jepara, Alexis Gomez, Betinho (Arema FC), Moises Gaucho (Bhayangkara FC), dan Luciano Guaycochea (Persib Bandung).
Statistik Indisipliner Pemain hingga Pekan 10 Super League musim ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
