Ilustrasi: Suporter PSIS Semarang. (Istimewa)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari PSIS Semarang. Rencana masuknya bos Malut United, David Glenn, sebagai pemilik mayoritas saham dikabarkan batal di proses akhir.
Informasi ini muncul setelah Ketua Umum Panser Biru, Kepareng, yang akrab disapa Wareng, membagikan unggahan yang cukup menohok melalui akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng.
Dalam unggahan tersebut, Wareng menuliskan kalimat yang memancing perhatian para pendukung Laskar Mahesa Jenar.
“Udah ada yang peduli, gairah suporter ya udah meninggi tiba-tiba dihancurkan begitu saja oleh keluarganya,” tulisnya.
Ungkapan itu seolah memberi sinyal bahwa proses akuisisi terhenti karena pembatalan sepihak dari pemilik saham yang tidak jadi menjual saham ke David Glenn.
Tak berhenti di situ, Wareng kembali memposting keluhan yang lebih panjang.
Ia menyebut bahwa proses akuisisi sebenarnya sudah berada di tahap akhir.
“Pantes banyak orang kaya di Semarang bahkan Indonesia tidak mau terjun ke sepakbola. Udah deal tinggal tanda tangan terus membatalkan sepihak. Manajemen udah ganti, pelatih udah ganti, pemain mulai diseleksi tinggal didaftarkan, gaji pemain udah dihandle manajemen baru. Bisa-bisane dibatalkan keluargane,” tulisnya.
Dalam kelanjutannya, ia menyinggung soal komitmen seorang lelaki yang harusnya bisa dipegang, namun berbeda bagi seorang politisi.
Sebelumnya, David Glenn dikabarkan siap mengambil alih 75 persen saham PSIS Semarang dari Yoyok Sukawi.
Akuisisi ini digadang-gadang akan membawa perubahan besar bagi Laskar Mahesa Jenar yang saat ini berada didasar klasemen group tomur Pengadaian Championship.
Apalagi sejumlah langkah perombakan manajemen dan tim kabarnya sudah mulai berjalan mengikuti arahan pemilik baru.
Namun kabar batalnya kesepakatan secara sepihak ini justru membuat masa depan PSIS kembali buram.
Tanpa suntikan dana dan kepemimpinan baru, klub terancam semakin terpuruk dan bahkan disebut-sebut bisa terancam degradasi hingga Liga 3 musim depan jika tidak ada perubahan dari manajemen tim.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
