Persija Jakarta bersiap melawan Persik Kediri di Stadion Manahan Solo. (Dok. Persija Jakarta)
JawaPos.com - Persija Jakarta mendapatkan sejumlah masalah mulai dari terusir dari rumah hingga pincang jelang menghadapi Persik Kediri. Tapi, Macan Kemayoran bertekad untuk melanjutkan tren ciamiknya berupa meraih lima kemenangan beruntun.
Sesuai jadwal, Persija akan kembali melakoni pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 pada Kamis (20/11). Laga pekan ke-13 itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah mulai pukul 19.00 WIB.
Ini jadi kali kedua bagi Persija harus memainkan laga kandang di luar Jakarta. Bahkan, terusir sangat jauh hingga lintas provinsi ke Solo. Sebelumnya Macan Kemayoran merasakan hal serupa pada pekan ke-11 saat menang 3-1 atas PSBS Biak pada 31 Oktober lalu.
Meski begitu, Persija enggan banyak mengeluh. Mauricio Souza sebagai pelatih kepala mengaku tetap senang bisa bertanding di Solo, meski sebenarnya sangat jauh dari rumahnya di Jakarta karena persoalan rumput pada Jakarta International Stadium maupun Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Tentu saja, kami ingin bermain di Jakarta. Di stadion kami, bersama para penggemar kami. Namun, kami memahami masalahnya dan merupakan suatu kebahagiaan bagi kami untuk datang dan bermain di Solo," kata Souza dalam jumpa pers jelang laga.
Selain itu, Persija juga dipastikan pincang melawan Persik. Macan Kemayoran tanpa lima pilar andalan, dengan tiga di antaranya masih pemulihan cedera. Yakni Gustavo Almeida, Ryo Matsumura, dan Hanif Sjahbandi.
Sementara dua nama lain yang absen adalah Allano Lima dan Jordi Amat. Keduanya tak bisa bermain karena menjalani sanksi akumulasi kartu, di mana Allano sudah terkena empat kartu kuning dan Jordi Amat terkena dua kartu kuning alias merah pada laga sebelumnya.
Tapi, Persija pantang ciut. Mauricio Souza menegaskan bahwa Persija tetap berambisi dapat hasil terbaik berupa meraih kemenangan. Macan Kemayoran ingin melanjutkan tren yang sudah dijalani berupa meraih empat kemenangan beruntun, masing-masing atas Persebaya Surabaya (3-1), Madura United FC (0-1), PSBS Biak (3-1), dan Arema FC (2-1).
Duel lawan Persebaya, Madura United, dan Arema FC dimainkan di Jawa Timur karena mereka berstatus sebagai tamu. Artinya, Persija memenangkan semua pertandingan itu jauh dari rumahnya.
"Mengenai hasil pertandingan, kami memiliki tujuan yang jelas dalam kompetisi ini. Kami tahu bahwa terlepas dari apakah kami bermain di kandang atau tandang, kami harus mengincar tiga poin. Dan itulah yang kami harapkan untuk dilakukan di sini besok (hari ini) juga," kata Souza.
Sementara dari kubu tim tamu, Persik sedang tidak dalam kondisi ideal untuk menantang Persija. Pasukan Ong Kim Swee sampai saat ini belum pernah menang lagi sejak akhir September 2025 atau dalam empat laga berturut-turut.
Terakhir, Persik Kediri gagal meraih kemenangan dalam laga kandang. Yakni saat melawan Persebaya Surabaya, di mana Macan Putih diimbangi Green Force dengan skor 1-1.
- 19/4/25 Persik Kediri 0-1 Persija Jakarta
- 01/12/24 Persija Jakarta 2-0 Persik Kediri

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
