10 pemain absen di Derbi Jawa Timur bikin laga Persebaya Surabaya vs Arema FC makin ditunggu. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Derbi Jawa Timur akhir pekan ini mendadak menghadirkan dilema besar setelah total 10 pemain dari Persebaya Surabaya dan Arema FC dipastikan absen. Pertanyaannya kini, apakah duel klasik ini makin panas atau justru berisiko berakhir antiklimaks dengan kondisi skuad pincang di kedua kubu.
Persebaya Surabaya menjadi tim yang paling terdampak karena harus berlatih tanpa enam pemain yang biasanya menjadi bagian penting dari skema mereka.
Francisco Rivera dan Leo Lelis tidak bisa tampil akibat skors kartu merah, sementara Koko Ari dan Risto Mitrevski masih menjalani pemulihan cedera.
Toni Firmansyah dan Mikael Tata juga harus absen karena sedang bersama Timnas Indonesia U-22.
Situasi ini membuat sesi latihan di Lapangan ABC Kompleks GBT berjalan tanpa beberapa opsi utama yang biasa menjadi dasar strategi Green Force.
Meski begitu, Eduardo Perez tetap mematangkan permainan timnya untuk merespons gaya bermain Arema FC.
Ia menegaskan kesiapan Persebaya tidak boleh terganggu karena derbi selalu menghadirkan tekanan sekaligus kesempatan unjuk mental.
Edu memberikan perhatian khusus terhadap ancaman striker Arema, Dalberto, yang sedang memimpin daftar top skor Super League musim ini.
Namun, ia menolak fokus cuma pada satu pemain karena Arema punya kualitas merata di banyak lini.
“Kami terus melanjutkan persiapan untuk pertandingan melawan Arema. Semua tahu Dalberto adalah top skor liga, tapi fokus kami bukan hanya satu pemain. Arema punya skuad bagus dan pelatih berpengalaman. Ini adalah derby, pertandingan besar, dan kami bekerja keras untuk hasil terbaik,” ujarnya.
Edu menyebut derbi selalu memantik motivasi ekstra yang tidak dimiliki pertandingan lain. Ia optimistis kerja keras sepanjang pekan cukup untuk menjaga tren tak pernah kalah dari Arema dalam beberapa pertemuan terakhir.
Persebaya Surabaya kini berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 15 poin dari 10 laga. Mereka ditempel ketat Arema FC yang mengoleksi poin sama namun sudah memainkan 11 pertandingan.
Pertandingan akhir pekan ini di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi penentu dominasi di papan tengah. Kemenangan akan membuat salah satu dari keduanya melesat dan lepas dari kepungan pesaing lain.
Di sisi lain, Arema FC datang dengan modal rekor tandang mengilap musim ini. Anak asuh Marcos Santos belum sekalipun kalah dalam lima laga away yang mereka jalani.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
