Persita Tangerang bersiap melanjutkan perjalanan mereka di pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 dengan menghadapi tamu kuat, Malut United FC. (dok. Persita Tangerang FC)
JawaPos.com — Jadi saksi perjuangan Persita Tangerang kembali di Indomilk Arena tentu menjadi momen yang tak boleh dilewatkan, terutama saat Pendekar Cisadane menjamu Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026. Antusiasme suporter semakin besar karena laga ini digelar tepat setelah jeda internasional yang membuat para pemain kembali dalam kondisi segar dan termotivasi.
Laga pekan ke-13 ini digelar Minggu, 23 November 2025 pukul 15.30 WIB dan menjadi kesempatan besar Persita meraih poin penuh di hadapan publik sendiri.
Kekalahan dari PSBS Biak pada pertandingan sebelumnya membuat skuad asuhan Carlos Pena ingin segera bangkit dengan dukungan ribuan Persita Fans.
Kondisi tim Persita relatif ideal karena seluruh pemain dikonfirmasi siap tampil tanpa kendala berarti.
Dua penggawa yang baru saja kembali dari tugas internasional, Pablo Ganet dan Hokky Caraka, juga sudah bergabung dan siap memberikan warna pada laga penting ini.
Momentum ini semakin tepat karena Persita menunjukkan grafik performa yang stabil sepanjang musim. Dari 11 pertandingan, Pendekar Cisadane mengumpulkan 18 poin dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara.
Namun tantangan besar menunggu karena Malut United datang dengan tren menakutkan.
Tim asuhan Hendri Susilo itu meraih lima kemenangan beruntun atas Persijap Jepara, Semen Padang, Persis Solo, Bhayangkara FC, dan Madura United yang membawa mereka naik ke posisi ketiga klasemen dengan 20 poin.
Kekuatan Malut United bukan hanya pada form mereka tetapi juga komposisi skuad yang sarat pemain berpengalaman.
Empat pemain asing mereka David Da Silva, Gustavo Franca, Tyronne del Pino, dan Ciro Alves merupakan nama besar yang musim lalu mengantar Persib menjadi juara liga.
Secara taktik, Malut United mengusung formasi 4-2-3-1 yang memaksimalkan kecepatan Yakob Sayuri dan Ciro Alves di kedua sisi sayap.
Dua pemain lincah itu menjadi pendukung utama bagi sosok predator lini depan, David Da Silva, yang kembali menjadi ancaman besar bagi pertahanan lawan.
Rekam jejak pertemuan kedua tim musim lalu juga menunjukkan duel Persita vs Malut United selalu berlangsung ketat.
Saat Persita menjadi tuan rumah di Stadion Pakansari, laga berakhir imbang 1-1 setelah gol Yakob Sayuri dibalas Marios Ogkpame pada waktu tambahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022