
Shin Sang-gyu jadi salah satu staf pelatih Persebaya Surabaya yang aman dari kritik Bonek. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Mantan asisten Shin Tae-yong, Shin Sang-gyu, menjadi sosok paling aman di tengah tekanan yang melanda Persebaya Surabaya. Dia justru banjir pujian setelah dinilai mampu menyulap stamina para pemain Green Force menjadi lebih tahan banting.
Kontras ini mencuat ketika performa Persebaya Surabaya tengah disorot tajam karena inkonsisten di Super League 2025/2026. Eduardo Perez menerima kritik beruntun karena rentetan hasil yang jauh dari ekspektasi Bonek yang akhirnya dipecat dari kursi pelatih.
Persebaya Surabaya hanya meraih satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir. Kekalahan paling mencolok terjadi di SUGBT saat Green Force tumbang 1-3 dari Persija Jakarta.
Hasil itu membuat Persebaya Surabaya tertinggal 15 poin dari Borneo FC yang memimpin klasemen sementara. Suporter pun makin lantang menuntut perbaikan, baik dari segi permainan maupun keputusan pelatih.
Eduardo Perez mendapat sorotan tambahan karena jarang memberi kesempatan bermain bagi Diego Mauricio. Banyak pendukung mempertanyakan alasan sang pelatih kepala tak kunjung memberi menit yang cukup bagi striker asal Brasil tersebut.
Di tengah kritik ke Eduardo, nama Shin Sang-gyu justru naik ke permukaan sebagai sosok yang paling diapresiasi. Respons positif itu tampak jelas dari komentar-komentar di unggahan fans base @emosijiwakucom.
Baca Juga: Bali United Waspadai Manuver Persis Solo
“Yaopo ceritane iki pelatih fisik+pelatih kiper gacor tapi malah pelatih kepala awur-awuran,” tulis salah satu suporter.
Kalimat tersebut mewakili kekecewaan publik sekaligus sanjungan untuk dua staf yang dianggap bekerja paling rapi.
“Sing harus bertahan pelatih fisik ambek kiper tok liyane wes out kabeh ae,” komentar salah satu suporter.
Sentimen ini menunjukkan kuatnya kepercayaan Bonek terhadap kualitas latihan fisik yang diterapkan. Tak sedikit pula yang menilai reputasi Shin Sang-gyu sudah terbukti sejak membantu Shin Tae-yong di Timnas U-23.
“Aset mahal iki... terbukti nggarai fisike pemain timnas giras pas mungsuh Korea nang perempat final Piala Asia U23,” tulis suporter lainnya.
Pujiannya tak berhenti di situ karena beberapa pendukung menilai tim tetap tampil konsisten secara intensitas.
“Klo ini patut dipertahankan.. ping piro kartu merah pemain e.. maen e masih konsisten,” tulis salah satu suporter.
Pelatih kiper Felipe juga ikut mendapat apresiasi dari para pendukung.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
