Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 November 2025 | 15.40 WIB

GBT Full, Bonek Kurang Apa? Rekor Penonton Tertinggi, Tapi Persebaya Surabaya Gagal Menang Lagi!

Laga Persebaya vs Arema dihadiri 29.476 Bonek, angka ini menjadi rekor jumlah penonton tertinggi di Pekan ke-13 Super League 2025/2026. (Dok. Persebaya Surabaya) - Image

Laga Persebaya vs Arema dihadiri 29.476 Bonek, angka ini menjadi rekor jumlah penonton tertinggi di Pekan ke-13 Super League 2025/2026. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Bonek kembali menunjukkan kecintaannya yang tak pernah surut meski Persebaya Surabaya belum juga tampil meyakinkan. Topik besar dari dukungan Bonek di tribun Gelora Bung Tomo pekan lalu terasa sangat relevan: Bonek kurang apa, jika tim kesayangan mereka masih belum mampu memberikan bukti nyata di lapangan.

Derbi Jawa Timur menghadirkan energi luar biasa dengan 29.476 orang memadati Stadion Gelora Bung Tomo. Angka itu menjadi rekor jumlah penonton tertinggi di Pekan ke-13 Super League 2025/2026 dan menjadi bukti kuat dukungan Bonek tetap masif.

Pertandingan Persebaya Surabaya melawan Arema FC memang berjalan panas sejak menit awal dan tensi itu makin membara berkat atmosfer tribun yang menggema sepanjang laga.

Wasit Rio Permana Putra sampai mengeluarkan 12 kartu kuning, tiga di antaranya untuk Persebaya Surabaya dan sembilan untuk Arema FC, ditambah satu kartu merah untuk tim tamu.

Namun, di balik riuh dukungan itu, Green Force kembali gagal memberi tiga poin yang sangat dinantikan pendukungnya. Hasil akhir 1-1 terasa hambar jika dibandingkan dengan pengorbanan Bonek yang datang dalam jumlah luar biasa.

Para suporter rela memenuhi stadion sejak jauh sebelum kick-off demi menyaksikan laga penuh gengsi yang selalu menjadi kebanggaan warga Surabaya. Mereka datang dengan harapan besar untuk melihat Persebaya Surabaya bangkit dan menunjukkan identitas permainan yang selama ini dituntut.

Sayangnya, energi besar itu belum mampu menjelma menjadi kemenangan yang bisa meredakan keresahan Bonek dalam beberapa pekan terakhir. Persebaya Surabaya justru kembali menunjukkan inkonsistensi permainan yang sulit ditebak sejak awal musim.

Padahal pekan pertandingan ini memperlihatkan satu hal penting: stadion kembali hidup di banyak kota, tetapi tidak ada yang menandingi gegap gempita publik Surabaya.

Di laga lain, Persib Bandung 'hanya' mengumpulkan 24.745 penonton saat mengalahkan Dewa United 1-0 di GBLA. Angka ini menjadi yang terbanyak kedua pekan ini, namun tetap tertinggal jauh dari jumlah penonton di GBT.

Ini mempertegas posisi Persebaya Surabaya sebagai magnet besar sepak bola Indonesia, apa pun kondisi timnya.

Animo tinggi juga terjadi di Samarinda saat Borneo FC meraih kemenangan ke-11 beruntun dengan menaklukkan Madura United 1-0. Sebanyak 8.149 penonton menyaksikan langsung performa impresif Pesut Etam yang terus memberikan bukti nyata di lapangan.

Persija Jakarta pun mendapat dukungan 5.126 Jakmania ketika mengalahkan Persik Kediri 3-1 di Stadion Manahan. Meski tidak bermain di Jakarta, suporter setia mereka tetap hadir memberi energi tambahan untuk Macan Kemayoran.

Dukungan juga tampak pada laga PSIM Yogyakarta yang ditonton 4.901 orang saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Sementara Persita Tangerang hanya dihadiri 4.093 penonton ketika menjamu Malut United dan laga berakhir tanpa gol.

Bali United meraih jumlah penonton 3.811 saat ditahan imbang Persis Solo 0-0 di Gianyar. Persijap Jepara mengundang 1.459 suporter ke Gelora Bumi Kartini saat mereka takluk 1-2 dari Semen Padang.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore