
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari sukses jadi kiper nomor dua terbaik Super League 2025/2026. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Juru selamat Persebaya Surabaya kembali muncul lewat tangan Ernando Ari yang kini melesat menjadi kiper nomor dua dengan penyelamatan terbanyak di Super League 2025/2026. Aksi heroiknya membuat Persebaya Surabaya tetap bernapas di tengah situasi tim yang sedang tidak stabil.
Persebaya Surabaya membawa pulang satu poin saat menahan imbang Bhayangkara Presisi Lampung FC 1-1 pada pekan ke-14 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda. Hasil itu terasa lebih berharga karena Ernando tampil fantastis sepanjang pertandingan.
Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, sampai memberikan pujian langsung atas performa sang kiper muda.
“Kami menciptakan peluang 18 shoot pada pertandingan dengan 7–8 on target, tapi Ernando banyak ciptakan penyelamatan yang bagus,” katanya yang menunjukkan betapa krusial peran Ernando.
Kesan positif itu terasa nyata karena Persebaya Surabaya sedang berada di fase sulit setelah ditinggal pelatih kepala Eduardo Perez. Di bawah komando pelatih interim Uston Nawawi, Ernando justru tampil semakin matang dan menjadi figur paling stabil di lapangan.
Ketika ritme tim kerap naik turun, Ernando justru menjaga konsistensinya di level tertinggi. Ketenangan dan refleksnya membuat lini belakang Persebaya Surabaya tetap punya harapan setiap kali lawan datang menekan.
Statistik penyelamatan menunjukkan kontribusi besarnya dengan total 49 save dari 11 pertandingan musim ini. Catatan itu menempatkannya tepat di bawah Mike Hauptmeijer dari Bali United yang mengoleksi 51 penyelamatan.
Ia unggul dari nama-nama kiper lain yang juga tampil menonjol seperti Aldo Geraldo dengan 44 penyelamatan, Miswar Saputra dengan 43 save, dan Riyandi yang mencatat 42 kali penyelamatan.
Posisinya di papan atas statistik menjadi bukti betapa seringnya ia menjadi penolong Persebaya Surabaya.
Total 990 menit dimainkan tanpa sekali pun diganti memperlihatkan kepercayaan tinggi dari staf pelatih. Ernando menjawabnya dengan performa yang semakin meningkat seiring berjalannya kompetisi.
Rinciannya pun impresif dengan 36 penyelamatan dari dalam kotak penalti serta 13 dari luar kotak. Cakupan areanya luas dan respons cepatnya membuat banyak peluang lawan berakhir sia-sia.
Meski Persebaya Surabaya tidak selalu unggul dalam penguasaan bola, ia hanya kebobolan 11 gol. Ketahanan mentalnya dalam menahan gempuran menjadi salah satu fondasi utama permainan Green Force.
Distribusinya juga berkembang dengan total 254 umpan yang 162 di antaranya tepat sasaran. Akurasi 64 persen menunjukkan ia tidak hanya menjaga gawang tetapi juga berperan dalam membangun serangan.
Ia mencatat satu tekel sukses, enam intersep, dan lima sapuan yang membantu Persebaya Surabaya keluar dari tekanan. Sebanyak 21 pemulihan bola menjadi bukti ia aktif membaca situasi dan tidak takut melakukan aksi antisipatif.
Di tengah krisis pelatih dan performa tim yang naik turun, Ernando justru menjelma menjadi pemimpin tanpa ban kapten. Ia menginspirasi rekan setimnya dengan keberanian dan konsistensinya di bawah mistar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
