The Jak Mania membentangkan Koreografi saat Persija Vs PSIM Yogyakarta yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Laga Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) akhir pekan lalu tidak hanya menyuguhkan pertandingan yang menegangkan, tetapi juga menjadi panggung bagi salah satu koreografi terbesar yang pernah dibuat Jakmania.
Koreografi tiga sisi tribun yang menghiasi stadion itu langsung ramai diperbincangkan, baik karena maknanya maupun besarnya biaya produksi yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, melalui akun Instagram pribadinya @dikysoemarno, membagikan penjelasan mendalam mengenai makna dari tiap bagian koreografi tersebut.
Menurutnya, bagian selatan menggambarkan Jakarta sebagai kota yang beragam, sebuah ruang besar yang memadukan semangat, kecerdasan, keahlian, dan kekuatan tradisi yang berkolaborasi dengan dunia akademisi.
Sementara itu, bagian utara sepenuhnya dipersembahkan untuk Persija Jakarta.
Deretan trofi yang ditampilkan bukan hanya menjadi kebanggaan klub, tetapi juga simbol perjalanan panjang sepak bola Indonesia. “Selalu ada pertanyaan, kapan piala akan bertambah,” tulis Diky, menggarisbawahi harapan besar suporter atas prestasi berikutnya.
Adapun bagian timur berfungsi sebagai penghubung, penanda kuat bahwa Jakmania dan Persija adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Identitas kolektif itu menjadi pesan utama yang ingin disampaikan dalam koreografi megah tersebut.
Dalam unggahannya, Diky juga menyampaikan apresiasi kepada tim koreografi yang bekerja tanpa lelah.
Ia mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan dalam waktu kurang dari sepuluh hari, dengan berbagai kendala, termasuk perdebatan anggaran di internal pengurus pusat.
“Salut untuk kalian yang tak kenal lelah demi Persija. Rasanya biaya produksi termahal ini tak sia-sia,” ujarnya.
Besarnya pengorbanan itu turut ditegaskan oleh akun Instagram @risnahmayli, yang menyebut bahwa nilai produksi koreografi tiga sisi tribun tersebut menembus lebih dari Rp160 juta.
Angka tersebut membuat karya kali ini menjadi salah satu yang terbesar dan termahal dalam sejarah tim kreasi Jakmania.
Meski begitu, seluruh kerja keras tersebut terbayar lunas ketika koreo itu terbentang sempurna di GBK, menggetarkan stadion dan memicu kagum publik sepak bola nasional.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
