
Fullback Persija Jakarta, Bruno Tubarao, mulai membuktikan kualitasnya setelah sempat diragukan pada awal musim. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Bruno Tubarao perlahan mulai membuktikan kualitasnya sebagai pemain baru Persija Jakarta. Setelah sempat diragukan, ia kini mulai gacor dan bisa jadi pertanda bagus fullback asal Brasil itu selamat dari evaluasi tengah musim.
Bruno Tubarao menjadi pemain asing terakhir Persija Jakarta untuk Super League 2025/2026. Dia didatangkan saat kompetisi sudah mulai bergulir, tepatnya pada 19 Agustus 2025 jelang laga kedua melawan Persis Solo.
Kehadiran Bruno Tubarao menimbulkan ekspektasi tinggi. Sebab dia datang dari klub kompetisi kasta tertinggi Serie A Brasil, Ceara SC. Dia punya rekam jejak yang paling mentereng di antara 10 pemain Brasil Macan Kemayoran.
Namun, kedatangannya sempat mengecewakan. Meski selalu dimainkan dari pekan ketiga hingga ketujuh, Bruno Tubarao yang diturunkan sebagai winger kiri tampil kurang greget. Dia hanya mampu menyumbang satu gol tapi secara permainan juga kurang.
Tubarao kemudian diparkir saat Persija melawan Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan. Pekan berikutnya ketika menantang Madura United pun dia hanya bermain lima menit.
Kritikan demi kritikan pun ditujukan kepada Tubarao. Tapi pelatih Mauricio Souza membela dengan menyatakan bahwa pemainnya itu butuh waktu untuk beradaptasi.
"Saya puas dengan apa yang sudah mereka berikan. Tapi saya memahami bahwa beberapa atlet membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi," ujar Souza pada September lalu.
"Mereka tahu betul. Mereka adalah pemain yang bertanggung jawab. Mereka harus tampil baik. Tapi mereka adalah pemain yang saya kenal. Yang memiliki banyak kualitas. Yang bermain untuk tim," sambungnya.
Souza kemudian menempatkan Tubarao di posisi lain. Saat melawan PSBS Biak, dia masuk pada babak kedua sebagai bek kanan. Performanya saat itu mulai terlihat menyala dan ciamik.
Tubarao seolah sudah menemukan kunci penampilannya. Dia kembali membuktikan kualitasnya di tiga laga berikutnya dengan tampil 90 menit sebagai bek kanan. Tubarao menggusur Ilham Rio Fahmi yang selama ini jadi andalan.
Dalam tiga laga itu, Bruno Tubarao mampu mencatatkan dua assist. Masing-masing saat melawan Arema FC dan Persik Kediri. Ketika menjamu PSIM Yogyakarta pekan lalu pun penampilannya ciamik dengan umpan-umpan manjanya.
Bahkan Bruno Tubarao menjadi top 2 untuk urusan umpan sukses. Dia melepaskan 14 umpan, hanya kalah dari Thijmen Goppel (Bali United FC) yang melakukan itu 21 kali.
Catatan ini membuktikan bahwa Tubarao adalah pemain berkualitas. Dia punya umpan yang akurat dan melengkung tajam sehingga jadi opsi serangan Persija Jakarta pada musim ini.
Kini, jika Tubarao mampu menjaga konsistensi permainannya, bukan tak mungkin dia akan selamat dari evaluasi manajemen dan tim pelatih pada pertengahan musim ini.
Diketahui, manajemen Persija akan melakukan evaluasi tengah musim untuk mewujudkan misi juara Super League 2025/2026. Evaluasi itu akan berdasarkan penilaian tim kepelatihan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
