
Caretaker Persela Lamongan Ragil Sudirman. (www.instagram.com)
JawaPos.com-Caretaker Persela Lamongan Ragil Sudirman menghadapi kekhawatiran jelang putaran kedua Pegadaian Championship. Dia khawatir pemain Persela meninggalkan tim tanpa berpamitan secara resmi.
Hal itu menurut dia, bisa membuat persiapan Laskar Joko Tingkir menjadi kurang optimal. Pemain seperti Okvia Chinagio dan Wawan Febriyanto sudah resmi bergabung dengan PSIS.
Selain itu, Beto, Dutra, dan Esteban Viscara, disebut-sebut akan mengikuti berpindah ke PSIS Semarang. Situasi ini menambah tantangan bagi Persela, terutama dalam persiapan Laskar Joko Tingkir untuk menghadapi putaran kedua.
Kiper Persela Mario Londok juga sudah secara resmi berpamitan dengan tim. Namun belum ada kepastian apakah dia akan mengikuti jejak Fariz bergabung ke PSIS atau mencari klub lain.
Absennya beberapa pemain Laskar Joko Tingkir pada latihan perdana tim ini setelah libur panjang, membuat manajemen dan tim pelatih harus segera menyesuaikan strategi.
Latihan perdana Persela juga diwarnai beberapa kendala. Bek asal Brasil Dani Goncalves, tidak hadir karena masalah tiket penerbangan.
Sementara Osvaldo Haay diketahui alasan absen, dikabarkan akan pindah ke Persijap Jepara. Dua pemain lain, Alekvan Djin dan Rafiud Drajad, juga tidak hadir tanpa alasan yang jelas.
Kondisi ini semakin menambah kekhawatiran caretaker Ragil Sudirman terkait kesiapan tim menghadapi putaran kedua.
Meski banyak pemain yang meninggalkan tim, Persela Lamongan tetap berupaya menjaga stabilitas skuad. Fokus utama saat ini adalah memaksimalkan kemampuan pemain yang tersisa, sekaligus menyiapkan pemain muda untuk mengisi posisi yang kosong.
Strategi ini dinilai penting agar Persela tetap kompetitif dan bisa bersaing di sisa kompetisi Pegadaian Championship. Situasi ini juga menjadi perhatian suporter Persela Lamongan, yang berharap tim bisa segera menutup kekosongan pemain dan tetap menjaga kualitas permainan.
Dengan manajemen yang cepat menyesuaikan strategi dan komposisi tim, diharapkan Persela bisa melewati masa sulit ini dan menghadapi putaran kedua dengan semangat penuh.
Kondisi ini menegaskan bahwa dinamika perpindahan pemain merupakan tantangan serius bagi klub, terutama menjelang fase krusial kompetisi. Persela Lamongan kini fokus pada konsistensi latihan, penguatan skuad, dan menjaga motivasi pemain demi menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
