
Rachmat Irianto saat jadi kapten Persebaya Surabaya melawan Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com-Kepercayaan yang diberikan kepada Rachmat Irianto untuk mengenakan ban kapten Persebaya Surabaya saat menghadapi Borneo FC berbuah apresiasi besar dari Bonek. Absennya Bruno Moreira membuka jalan bagi Rian (sapaan akrabnya)!Baca Juga: Era Bernardo Tavares Dimulai, Nasib Pemain Balkan Persebaya Mulai Terkuakuntuk memimpin Green Force di lapangan.
Peran kapten tak hanya sebatas mengenakan ban di lengan. Rachmat Irianto harus menjadi penggerak semangat di ruang ganti, menjaga komunikasi, serta memastikan kekompakan tim tetap terjaga sepanjang pertandingan.
Kepemimpinannya terlihat jelas lewat sebuah video singkat yang diunggah akun Instagram resmi Persebaya jelang laga. Dalam momen tersebut, Rian menekankan pentingnya kebersamaan dan saling percaya antarpemain.
“Jadi harus saling membantu teman-teman, satu sama lain. Jangan saling menyalahkan dan percaya satu sama yang lain,” ucap Rachmat Irianto dalam video tersebut.
Unggahan itu langsung dibanjiri komentar Bonek. Banyak suporter menilai pemain serba bisa itu sudah lama memiliki aura kapten. “Cak Irianto luwih cocok dadi kapten, luwih aura,” tulis salah satu Bonek di kolom komentar.
Sebagian Bonek bahkan mengaitkan kharisma Rian dengan darah hijau yang mengalir dari mendiang sang ayah, Bejo Sugiantoro, legenda hidup Persebaya. “The real El Capitano. Rachmat Irianto titisan darah hijau Abah Bejo, legenda Green Force,” tulis akun lainnya.
Tak sedikit pula yang secara terbuka menyebut Rian lebih pantas menjadi kapten utama dibanding Bruno Moreira. Menurut mereka, Bruno masih kerap terpancing emosi saat memimpin tim di lapangan. “Cak Rian lebih cocok jadi kapten ketimbang Bruno, karena Bruno kadang masih gampang kepancing emosinya,” tulis salah satu komentar Bonek.
Peran kapten sejatinya bukan hal baru bagi Rachmat Irianto. Berdasarkan catatan Transfermarkt, pemain berusia 26 tahun itu pernah menjabat kapten Persebaya saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno pada 2019, laga yang berakhir dengan kemenangan Green Force.
Pada musim 2020/2021, Rian bahkan cukup sering dipercaya sebagai pemimpin tim. Dari 21 pertandingan yang ia mainkan, sembilan di antaranya dijalani dengan status kapten. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022