
Victor Luiz dipastikan sulit bergabung ke Persebaya Surabaya karena sikap tegas Bernardo Tavares. (PSM Makassar)
JawaPos.com — Bernardo Tavares akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya tidak membawa anak emasnya dari PSM Makassar ke Persebaya Surabaya. Keputusan ini sekaligus menjawab rasa penasaran Bonek yang sejak awal menantikan “rombongan” pemain PSM menyusul sang pelatih ke Kota Pahlawan.
Bernardo Tavares resmi mendarat di Surabaya pada Minggu (4/1/2026) malam untuk memulai petualangan barunya bersama Persebaya Surabaya.
Kehadiran pelatih asal Portugal itu langsung memantik ekspektasi besar, terutama soal potensi transfer pemain dari klub lamanya.
Dalam kedatangannya ke Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares tidak datang sendirian. Ia membawa Renato Duarte yang dipercaya menjadi asisten pelatih untuk membantunya mengelola tim berjuluk Green Force.
Selain Renato Duarte, Bernardo juga akan bekerja sama dengan jajaran staf pelatih yang sebelumnya sudah ada di Persebaya Surabaya.
Mereka adalah Uston Nawawi, Shin Sang-gyu, dan Felipe Americo Martins Goncalves yang bertugas sebagai pelatih penjaga gawang.
Kombinasi staf lama dan baru ini diharapkan mampu menciptakan fondasi kuat bagi Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.
Namun, sorotan publik justru tertuju pada satu hal, yakni absennya pemain PSM Makassar yang ikut hijrah.
Isu soal anak emas Bernardo Tavares dari PSM Makassar memang sejak awal santer terdengar.
Beberapa nama bahkan disebut-sebut berpotensi menyusul sang pelatih ke Surabaya, termasuk Victor Luiz yang ramai dirumorkan di bursa transfer paruh musim.
Menjawab ekspektasi tinggi tersebut, Bernardo Tavares akhirnya angkat bicara secara terbuka. Ia menyadari harapan besar suporter Persebaya Surabaya yang ingin melihat satu atau dua pemain PSM bergabung dengan Green Force.
“Pada saat ini, saya tahu, beberapa pemain dari PSM Makassar menghubungi saya dan melihat saya menandatangani (kontrak di Persebaya). Tapi kita harus bersikap rendah hati.” Ucapan itu menjadi penanda sikap Bernardo yang memilih jalan profesional, Minggu (4/1/2025).
Baca Juga: Bernardo Tavares Sebut Persebaya Gigantis! Raksasa Tertidur Liga Indonesia Siap Bangkit Kembali
Ia menegaskan tidak ingin melangkahi etika dan aturan yang berlaku dalam dunia sepak bola profesional. “Dan kita harus menghormati. Mereka memiliki kontrak dengan PSM Makassar. Jadi, kita tidak bisa membuat sesuatu untuk klub lain.”
Bernardo juga menempatkan dirinya pada posisi yang adil sebagai pelatih. “Karena kita juga tidak ingin klub lain membuat sesuatu untuk kita. Jadi, kita harus menghormati kontraknya. Kita harus menghormati.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022