Duel pemain termahal Bruno Moreira lawan Yakob Sayuri di laga Persebaya Surabaya vs Malut United. (Persebaya Surabaya/Malut United)
JawaPos.com–Duel Miliaran Rupiah! Bruno Moreira Siap Bikin Yakob Sayuri Kalah di Laga Persebaya Surabaya vs Malut United menjadi tajuk panas yang menyelimuti lanjutan pekan ke-17 Super League 2025/2026. Pertemuan dua pemain dengan nilai pasar setara ini dipastikan menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Persebaya Surabaya akan menjamu Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1/2026), dengan kick off pukul 15.30 WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga panggung pembuktian kualitas dua winger bernilai miliaran rupiah, Bruno Moreira dan Yakob Sayuri.
Saat ini Persebaya Surabaya berada di peringkat ke-7 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin. Kemenangan tipis 1-0 atas Madura United pada laga sebelumnya memberi dorongan mental penting bagi Green Force jelang laga lawan Malut United dan kembali merangsek ke papan atas super league.
Bermain di kandang sendiri menjadi modal besar bagi skuad asuhan Bernardo Tavares untuk tampil agresif sejak awal laga. Dukungan penuh Bonek diprediksi membuat intensitas permainan Persebaya Surabaya meningkat sepanjang pertandingan lawan Malut United.
Meski begitu, Persebaya Surabaya masih dituntut menjaga konsistensi hasil demi memangkas jarak dengan tim-tim di atasnya. Setiap laga sisa putaran pertama kini bernilai krusial bagi ambisi mereka bersaing di jalur juara.
Di sisi lain, Malut United datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asal Maluku Utara tersebut menempati posisi ke-4 klasemen dengan raihan 34 poin.
Kemenangan telak 6-2 atas PSBS Biak pada laga terakhir menjadi bukti tajamnya lini serang Malut United. Permainan cepat dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kekuatan utama yang siap merepotkan tuan rumah.
Berstatus tim tamu, Malut United diperkirakan tidak akan bermain bertahan. Mereka tetap mengusung permainan terbuka dengan keseimbangan antar lini yang cukup solid.
Pertandingan ini pun diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Persebaya Surabaya ingin memaksimalkan laga kandang, sementara Malut United membidik poin demi menjaga posisi di zona empat besar.
Sorotan utama tertuju pada duel individu Bruno Moreira dan Yakob Sayuri. Keduanya sama-sama memiliki nilai pasar Rp 6,95 miliar dan berposisi sebagai sayap andalan tim masing-masing.
Bruno Moreira menjadi tumpuan serangan Persebaya Surabaya dari sisi kiri. Kecepatan, kemampuan dribel, serta naluri menyerangnya kerap menjadi pembeda dalam permainan Green Force.
Pemain asal Brasil itu lahir di Cajamar pada 8 April 1999 dan kini berusia 26 tahun. Sejak bergabung pada 1 Juli 2023, Bruno menjelma menjadi figur penting di lini depan Persebaya Surabaya.
Dengan tinggi badan 1,78 meter dan kaki dominan kanan, Bruno Moreira dikenal fleksibel dalam melakukan cut inside. Kontraknya bersama Persebaya Surabaya masih berlangsung hingga 30 April 2026.
Di laga ini, Bruno juga dipercaya mengenakan ban kapten. Status tersebut menegaskan peran sentralnya dalam memimpin permainan dan menjaga mental tim di laga besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
