
Yahya Alkatiri siap bantu Persis Solo lolos dari zona degradasi Super League 2025-2026. (Jawa Pos)
JawaPos.com — Mantan Persebaya Surabaya siap bantu Persis Solo lolos degradasi menjadi cerita menarik di tengah ketatnya persaingan Super League 2025/2026. Sosok itu adalah Yahya Alkatiri, figur berpengalaman yang dikenal tenang, pekerja senyap, dan sarat strategi di balik layar.
Kehadiran Yahya Alkatiri bersama Persis Solo memunculkan optimisme baru bagi Laskar Sambernyawa yang sedang terjebak di zona merah.
Pengalamannya menghadapi situasi krisis dinilai menjadi modal penting untuk menyelamatkan Persis dari ancaman turun kasta.
Kabar bergabungnya Yahya Alkatiri mencuat melalui unggahan akun Facebook Galeri Sepakbola Indonesia Online - GSIO pada Sabtu (10/1/2026).
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik sepak bola nasional, terutama pendukung Persis Solo dan Persebaya Surabaya.
Dalam unggahan itu disebutkan Yahya Alkatiri bakal mengisi posisi strategis di tubuh Persis Solo. Ia dikabarkan akan menjabat sebagai Direktur Olahraga untuk membantu pembenahan tim secara menyeluruh.
Namun jika merujuk data Transfermarkt.com, posisi Yahya Alkatiri di Persis Solo tercatat sebagai manajer tim. Perbedaan informasi itu tidak mengurangi makna kehadirannya yang tetap vital dalam menentukan arah kebijakan klub.
"GSIO SUPER LEAGUE. Mantan manajer Persebaya Yahya Alkatiri melanjutkan perjalanannya di Liga Indonesia dengan bergabung Persis Solo. Yahya kabarnya bakal menduduki posisi Direktur Olahraga," tulis Galeri Sepakbola Indonesia Online - GSIO.
“Kehadiran Yahya di Persis Solo tentu penuh tantangan. Sebab prestasi klub ini sedang terpuruk. Ada di zona degradasi. Tapi tantangan seperti ini bukan hal baru buat Yahya.”
“Sebelum ditunjuk sebagai manajer Persebaya, Yahya sempat mendapatkan tantangan serupa di Persik Kediri.”
“Saat itu Persik Kediri juga sedang terjerembab di zona degradasi sebelum akhirnya bisa selamat.”
“Mampukah beliau mengulangi hal yang sama bersama Persis Solo?.”
Kondisi Persis Solo saat ini memang jauh dari kata ideal dan membutuhkan sentuhan manajerial yang tepat. Stabilitas ruang ganti, evaluasi performa, serta pengambilan keputusan cepat menjadi pekerjaan rumah utama.
Rekam jejak Yahya Alkatiri menunjukkan kemampuannya menghadapi tekanan situasi sulit. Pengalaman serupa saat menangani Persik Kediri menjadi referensi kuat keberhasilan strategi senyap yang biasa ia terapkan.
Saat bergabung dengan Persik Kediri pada 2021, kondisi klub juga berada di zona degradasi. Dalam waktu relatif singkat, Persik mampu bangkit dan mengamankan posisi bertahan di kasta tertinggi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
