Lini belakang Persib Bandung tampil apik selama putaran pertama Super League 2025/2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Persib Bandung menutup putaran pertama BRI Super League 2025/26 dengan catatan impresif di lini pertahanan.
Dari total 17 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung hanya kebobolan 11 gol. Statistik tersebut menjadikan Persib sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit sepanjang paruh musim kompetisi.
Catatan ini terasa semakin spesial jika melihat performa Persib Bandung saat bermain di kandang. Dari delapan laga yang digelar di hadapan pendukung sendiri, Persib hanya sekali kebobolan.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Pangeran Biru di kandang terjadi saat menghadapi Borneo FC. Selebihnya, lini belakang Persib tampil disiplin dan konsisten menjaga area pertahanan.
Dengan torehan tersebut, Persib Bandung unggul atas para pesaingnya. Persija Jakarta dan Persita Tangerang tercatat sudah kebobolan 14 gol.
Sementara itu, Borneo FC dan Persebaya Surabaya menyusul di bawahnya dengan masing-masing 16 kali kebobolan. Perbedaan ini menunjukkan betapa efektifnya sistem bertahan yang diterapkan Persib sepanjang putaran pertama.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai solidnya pertahanan menjadi fondasi utama dalam perjalanan tim sejauh ini.
Ia menegaskan bahwa kestabilan di lini belakang sangat berpengaruh terhadap hasil pertandingan dan posisi di klasemen.
“Jika melihat hasil dan klasemen, tentu yang paling penting adalah pertahanan berjalan dengan baik. Jadi sejauh ini pertahanan kami yang terbaik di liga, tentu saja ini adalah kunci,” ujar Hodak.
Meski demikian, Persib Bandung masih memiliki pekerjaan rumah di sektor penyerangan.
Hingga putaran pertama berakhir, Persib mencetak 27 gol. Jumlah tersebut masih berada di bawah Malut United yang sudah mengoleksi 33 gol, Persija Jakarta dengan 32 gol, serta Borneo FC yang mencatatkan 31 gol.
Hodak mengakui bahwa keseimbangan antara pertahanan dan serangan menjadi hal penting dalam persaingan menuju gelar juara.
Menurutnya, efektivitas lini depan akan terus dievaluasi agar Persib semakin kompetitif di putaran kedua.
“Karena serangan bisa memenangkan pertandingan. Tapi pertahanan juga bisa memenangkan gelar juara,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
