
Mario Jardel. (Istimewa)
Musim ini menandai tahun keempat Jardel berseragam Persita. Sejak bergabung pada musim 2022/23, posisinya di sisi kiri pertahanan semakin tak tergantikan.
Pelatih silih berganti, tetapi kepercayaan terhadap Jardel tetap terjaga. Ia dikenal disiplin, kuat dalam bertahan, serta aktif membantu serangan melalui overlap dari sisi sayap.
Perjalanan Jardel bersama Persita tentu tidak selalu mulus. Pada musim pertamanya, ia sempat lebih sering menepi akibat cedera.
Situasi tersebut membuat menit bermainnya terbatas dan memaksanya bekerja lebih keras untuk kembali ke performa terbaik. Namun, seiring waktu, Jardel berhasil membalikkan keadaan dan tampil lebih konsisten dalam beberapa musim terakhir.
“Saya selalu menjaga kondisi agar terus bugar dan fit, salah satunya dengan beristirahat yang cukup dan menjaga apa yang saya makan,” ujar Jardel dikutip persitafc.com.
Menurutnya, perhatian terhadap detail kecil menjadi kunci agar bisa tampil maksimal sepanjang musim yang panjang.
Selain pola makan dan istirahat, Jardel juga menekankan pentingnya hidrasi.
“Sebagai pemain, menjaga cairan tubuh itu penting untuk mencegah kram otot. Semua itu berasal dari nutrisi yang baik,” tambahnya.
Ia merasa semakin matang dalam memahami kebutuhan tubuhnya sebagai atlet profesional.
Jardel juga mengakui peran besar tim pelatih selama berada di Persita.
“Banyak pelatih yang membantu saya dengan memberikan informasi yang sebelumnya belum saya tahu. Itu sangat membantu perkembangan saya,” paparnya.
Dukungan tersebut membuatnya lebih siap menghadapi tuntutan kompetisi level tertinggi di Indonesia.
Pada musim 2025/26 ini, Jardel hanya tercatat absen satu pertandingan, yakni saat Persita menghadapi PSM Makassar pada September 2025 lalu karena alasan keluarga. Di luar itu, ia selalu siap menjadi andalan di sektor kiri pertahanan.
Menjelang lanjutan kompetisi usai jeda paruh musim, Jardel optimistis dengan kondisi tim. “Kami dalam kondisi bagus setelah jeda kompetisi. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan tiga poin di kandang sendiri,” ujarnya.
Ia menilai persiapan panjang yang dijalani tim menjadi modal penting untuk meraih hasil positif.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
