
Pelatih timnas Indonesia John Herdman. (Rauf Adipati/Antara)
JawaPos.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terus bergerak memantau para pemainnya yang sedang berkompetisi di level klub. Setelah beberapa kali menyaksikan langsung pertandingan Super League dan mengunjungi sesi latihan klub, pelatih asal Inggris itu “blusukan” ke Eropa untuk memantau para pemain diaspora.
Safari Eropa Herdman dimulai dari Jerman. Ia hadir langsung menyaksikan sesi latihan Borussia Mönchengladbach yang diperkuat Kevin Diks.
Bek berusia 28 tahun itu tampil konsisten di Bundesliga musim ini dengan catatan 18 penampilan dan tiga gol.
Dari Jerman, Herdman melanjutkan perjalanan ke Belanda. mantan pelatih timnas Kanada itu menyaksikan langsung laga Go Ahead Eagles kontra FC Volendam di Kras Stadium. Dalam pertandingan tersebut, Mauro Zijlstra tidak diturunkan oleh Volendam.
Meski demikian, Herdman justru mendapat kesan positif dari penampilan Dean James. Bek kiri Go Ahead Eagles itu tampil solid sepanjang laga dan terus menjadi pilihan utama klubnya.
Safari Eropa Herdman belum berakhir. Ia berencana memantau Jay Idzes dan Emil Audero yang berkiprah di Liga Italia, serta beberapa pemain lainnya di Liga Inggris. Seluruh rangkaian pemantauan itu dilakukan sebagai persiapan jelang debut Herdman bersama timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang akan dihelat pada Maret mendatang.
Herdman mengungkapkan, proses pemantauan ini menjadi bagian penting dalam menyusun fondasi timnas ke depan. Ia ingin memahami karakter, gaya bermain, hingga kesiapan pemain secara menyeluruh, terutama menjelang agenda internasional.
Selain memantau pemain yang sudah ada, Herdman juga membuka peluang mencari pemain keturunan baru. Menurutnya, kehadiran pemain yang terbiasa bermain di level tertinggi Eropa menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing timnas.
“Untuk bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain dari level satu dan dua yang bermain di lima liga teratas,” ujar Herdman.
Ia menekankan pentingnya pengalaman menghadapi intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola internasional.
“Karier tidak bisa dibohongi. Jika Anda pemain top, Anda bermain di level tertinggi,” tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022