
Pemain Sriwijaya FC dikabarkan akan pindah home base di Sawangan, Depok, dan main di Stadion Patriot, Bekasi. (Dok. SFC)
JawaPos.com - Sriwijaya FC dipastikan akan memindahkan homebase mereka ke Sawangan, Depok, untuk putaran ketiga Championship musim ini.
Keputusan ini juga diikuti dengan rencana klub menggunakan Stadion Patriot, Bekasi, sebagai venue yang akan digunakan untuk laga kandang.
Informasi ini pertama kali muncul dari akun X @MafiaWasit yang menuliskan, “Tau kah kalian bahwa sekarang Sriwijaya FC di Round 3 Championship nanti akan berhombase di Sawangan? Sedangkan laga kandangnya akan dimainkan di Stadion Patriot Bekasi. Keputusan ini dilakukan atas instruksi sang donatur.”
Langkah ini diduga merupakan solusi atas masalah krisis finansial yang tengah melanda klub asal Palembang tersebut.
Sriwijaya FC diketahui menunggak gaji pemain dan staf pelatih hingga empat bulan.
Bahkan, yang lebih miris saat mereka harus bertandang menghadapi Persekat Tegal, seluruh rombongan tim memilih menempuh perjalanan darat menggunakan bus dari Palembang ke Tegal PP karena keterbatasan dana.
Hingga kini, belum jelas siapa sosok donatur yang bersedia menyelamatkan Sriwijaya FC sekaligus memindahkan homebase klub ke Depok.
Belum ada kepastian apakah kepindahan ini bersifat sementara atau permanen.
Namun, pemilihan Depok dinilai strategis mengingat kompetisi Championship Grup Barat memiliki lima tim dengan homebase di Pulau Jawa, yaitu Persikad di Depok, Garudayaksa di Bogor, Adhyaksa di Serang, Bekasi City di Bekasi, dan Persekat Tegal.
Dengan jarak yang lebih dekat, biaya operasional tim dapat ditekan dibanding tetap berhomebase di Palembang.
Keputusan ini juga memunculkan pertanyaan dari para pendukung Sriwijaya FC. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen klub maupun tanggapan dari suporter mengenai kabar pemindahan homebase ini.
Meski situasi keuangan memaksa klub untuk melakukan langkah penyelamatan ini, fokus utama tetap pada persiapan tim menghadapi putaran ketiga Championship.
Pemain dan pelatih diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan homebase baru serta tetap menjaga performa di lapangan.
Langkah Sriwijaya FC ini menjadi salah satu contoh bagaimana klub profesional menghadapi tekanan finansial tanpa mengabaikan jalannya kompetisi.
Ke depan, perhatian publik kini tertuju pada sosok donatur misterius dan bagaimana klub dapat kembali stabil secara finansial dan Sriwijaya FC tetap bisa bertahan di Championship.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022