Persebaya Surabaya selamatkan muka tim Jawa Timur di Super League. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya selamatkan muka Jawa Timur di tengah ketatnya persaingan Super League 2025/2026 hingga pekan ke-20. Green Force menjadi tim Jawa Timur dengan posisi terbaik di klasemen, sekaligus menjaga gengsi provinsi di papan atas kompetisi.
Persib Bandung masih memuncaki klasemen sementara pekan 20 Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pangeran Biru mengoleksi total 47 poin dari 20 pertandingan dan tampil konsisten sejak awal musim.
Di posisi kedua, Borneo FC terus membayangi Persib dengan selisih 1 poin. Sementara Persija tetap di peringkat ketiga meski jarak poin kian jauh dari dua besar.
Persaingan papan atas semakin menarik dengan kehadiran Malut United dan Persebaya Surabaya. Kedua tim masing-masing menempati peringkat 4 dan 5, menegaskan stabilitas performa sepanjang musim.
Persebaya Surabaya menjadi tumpuan harapan Jawa Timur di papan atas klasemen. Raihan 35 poin dari 20 laga cukup untuk menjaga Green Force tetap bersaing di jalur perebutan posisi empat besar.
Di bawah Persebaya Surabaya, Persita Tangerang dan PSIM Yogyakarta menyusul di posisi selanjutnya. Kedua tim tampil konsisten dan kerap menyulitkan lawan-lawannya di setiap pekan.
Perhatian publik Jawa Timur juga tertuju pada Arema FC yang mulai menunjukkan tanda kebangkitan. Singo Edan naik ke peringkat 9 usai mengalahkan Persija Jakarta pada pekan ke-20.
Kemenangan tersebut membawa Arema FC mengoleksi 27 poin. Mereka hanya tertinggal 1 poin dari Bali United FC yang berada di peringkat 8 klasemen sementara.
Performa Arema FC perlahan membaik setelah sempat terseok di awal musim. Konsistensi menjadi pekerjaan rumah utama agar mereka bisa kembali bersaing di papan atas.
Persik Kediri juga menunjukkan tren positif dalam beberapa pekan terakhir. Tim berjuluk Macan Putih terus merangkak naik setelah menang di kandang melawan Dewa United.
Tambahan tiga poin membuat Persik Kediri kini menempati peringkat 11. Total 25 poin menjadi modal penting untuk menjauh dari zona bawah klasemen.
Kebangkitan Persik Kediri memberi warna tersendiri bagi persaingan tim Jawa Timur. Mereka mulai menemukan ritme permainan yang lebih stabil dibanding paruh awal musim.
Berbeda dengan Persebaya Surabaya, Arema, dan Persik, Madura United masih kesulitan keluar dari tekanan. Laskar Sapeh Kerrab tertahan di peringkat 14 dengan koleksi 18 poin.
Hasil tersebut membuat Madura United belum sepenuhnya aman dari ancaman zona degradasi. Konsistensi dan efektivitas lini depan menjadi sorotan utama dalam evaluasi tim.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
