Bruno Moreira jadi pemain favorit pilihan suporter Persebaya Surabaya dari APPI. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Ekspektasi Bonek ke Persebaya Surabaya selalu tinggi dalam setiap pertandingan, tak peduli laga kandang maupun tandang. Kini, Bruno Moreira siap membayar kepercayaan itu saat Green Force menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026).
Dua kekalahan beruntun menjadi alarm serius bagi Persebaya Surabaya. Teranyar, Green Force harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-22 yang berlangsung kemarin malam.
Hasil tersebut jelas menjadi pukulan bagi tim kebanggaan Bonek. Apalagi, Persebaya Surabaya datang dengan tekad mencuri poin untuk menjaga posisi di klasemen.
Dalam pertandingan itu, Bruno Moreira sempat menjaga asa lewat gol penalti di menit 90+4. Eksekusi dinginnya dari titik putih sempat membuka harapan sebelum tuan rumah kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan.
Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif Persebaya Surabaya dalam dua laga terakhir. Situasi itu membuat tekanan meningkat, terutama karena ekspektasi Bonek kepada Persebaya Surabaya tak pernah surut.
Sebagai kapten tim, Bruno memahami betul besarnya tuntutan tersebut. Ia menegaskan timnya tak boleh larut dalam kekecewaan meski hasil di lapangan belum sesuai harapan.
“Pertandingan yang cukup sulit karena mereka menang. Saya pikir dua laga terakhir, baik di sini maupun di kandang, kami ingin meraih tiga poin. Kami tahu ekspektasi di Persebaya selalu tinggi, baik saat away maupun home. Sayangnya kami tidak melakukan permainan terbaik,” ujar Bruno seusai laga.
Pernyataan itu menggambarkan kesadaran penuh para pemain terhadap tekanan yang ada. Bagi Bruno, bermain untuk Persebaya Surabaya berarti siap menghadapi ekspektasi besar dari ribuan Bonek yang selalu setia mendukung.
Meski kecewa, pemain asal Brasil tersebut memilih menatap ke depan. Ia percaya sepak bola selalu memberi ruang untuk memperbaiki kesalahan.
“Saya pikir kami bisa bermain lebih baik. Kami tahu ini sepak bola, kadang kami bermain hebat, kadang kami tidak bermain hebat. Sekarang kami mulai mempersiapkan diri sebaik mungkin, menganalisa kembali apa yang tidak kami lakukan dengan baik di pertandingan kemarin,” tegasnya.
Evaluasi menjadi kata kunci yang terus digaungkan di ruang ganti. Bruno ingin seluruh pemain menjadikan dua kekalahan terakhir sebagai pelajaran berharga.
Menurutnya, momen sulit tak boleh dihindari, melainkan dihadapi dengan mental kuat. Justru dalam situasi seperti inilah karakter tim diuji.
“Kami harus melakukan yang lebih baik sekarang, melihat ke depan dan meraih kemenangan,” tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
