Francisco Rivera memimpin tekad Persebaya Surabaya memanfaatkan celah pertahanan PSM Makassar di babak kedua. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — PSM Makassar kebobolan 16 gol di babak kedua musim ini, angka yang tak bisa dipandang sebelah mata jelang duel panas kontra Persebaya Surabaya. Fakta itu menjadi alarm sekaligus peluang emas bagi Green Force untuk menghukum kelengahan Juku Eja di Stadion Gelora Bung Tomo.
Francisco Rivera bertekad menghentikan tren negatif yang tengah membayangi Persebaya Surabaya.
Gelandang asal Meksiko itu ingin menjadikan laga melawan PSM Makassar sebagai pijakan untuk kembali menapaki jalur kemenangan.
Persebaya Surabaya akan menjamu PSM pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam.
Duel klasik ini datang di momen krusial ketika Green Force berada dalam tekanan usai dua hasil minor yang mengusik kepercayaan diri tim.
Sebelum menghadapi PSM, Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam dua laga beruntun. Mereka tumbang dari Bhayangkara dan kemudian takluk di kandang Persijap Jepara dengan performa yang jauh dari ekspektasi.
Rangkaian hasil tersebut meninggalkan rasa kecewa di ruang ganti. Atmosfer tim sempat terasa berat, terutama setelah peluang-peluang emas tak mampu dikonversi menjadi gol.
Di tengah situasi itu, statistik PSM Makassar menghadirkan secercah harapan. Dari total 26 gol yang bersarang ke gawang mereka, 16 di antaranya tercipta pada babak kedua.
Rinciannya cukup mencolok dan memperlihatkan pola yang konsisten. Pada menit 1-45, PSM kebobolan 9 gol dan tambahan 1 gol di masa injury time babak pertama.
Memasuki paruh kedua, angka kebobolan meningkat tajam. Pada rentang menit 46-90+, tercatat 12 gol bersarang dan 4 gol lainnya terjadi di menit 90+ sehingga total mencapai 26 gol.
Data tersebut memperlihatkan satu celah besar yang bisa dimaksimalkan Persebaya Surabaya. Konsentrasi lini belakang PSM kerap goyah setelah turun minum, terutama ketika tekanan lawan meningkat.
Kondisi fisik, fokus, dan koordinasi menjadi titik rawan yang berulang kali dimanfaatkan tim-tim lawan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
