
Ernando Ari catat 100 penampilan bersama Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Laga Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung 2 Maret lalu menjadi pertandingan yang spesial bagi kiper Green Force, Ernando Ari. Pasalnya, ia menjadi seorang centurion, alias mencatatkan penampilan ke-100 nya bersama tim kebanggaan arek-arek Suroboyo itu.
Meski Ernando Ari gagal membawa Persebaya menang, namun hasil imbang setelah sempat tertinggal 2-1 merupakan hasil yang cukup realistis, karena lawannya adalah Persib yang memuncaki klasemen sementara Super League dan berstatus juara bertahan.
Nando, sapaan akrabnya cukup bersyukur dengan hasil dan pencapaian 100 laganya bersama Green Force tersebut, dan ia berterima kasih terhadap klub karena terus memberi kepercayaan kepadanya yang merupakan hasil kerja keras sejak ia ditempa di Akademi Persebaya.
“Saya sangat bahagia dan bangga bisa mencatatkan 100 penampilan bersama Persebaya. Ini bukan perjalanan yang singkat, dan saya sangat bersyukur bisa terus dipercaya serta membantu tim sejauh ini,” ungkap Ernando seperti dikutip dari laman resmi klub.
Dibesarkan di EPA Persebaya, Nando ditempa habis-habisan melalui kompetisi usia muda. Disitu, ia belajar bagaimana memperkuat mentalitas bertanding, dan mengasah kemampuan menjaga gawang hingga menjadi salah satu kiper muda terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.
Kerja kerasnya di level junior mulai berbuah manis saat pelatih Persebaya saat itu, Aji Santoso memberi kepercayaan untuk bermain di level senior pada musim 2021/2022. Debutnya adalah laga pembuka musim itu yaitu menghadapi Borneo FC.
Sayangnya, debut tersebut memberinya banyak pelajaran karena ia dibobol tiga gol dan membuat Green Force kalah 3-1 di kandang Borneo. Sejak itu, ia hampir selalu bermain untuk Persebaya meski saat debut ia baru berusia 20 tahun.
Mengutip dari Transfermarkt, total hingga berjalannya musim ini, Nando sudah mencatatkan 8.853 menit bermain bersama Persebaya di Liga 1 meski ia kini masih berusia 24 tahun.
Musim ini, ia kebobolan 22 gol dan mencatatkan tujuh clean sheet serta 77 penyelamatan. Dan secara keseluruhan, Nando telah kebobolan 110 gol dan mencatatkan 32 clean sheet. Berkat performanya itu, ia pun mendapat panggilan membela Timnas Indonesia.
Pemain asal Semarang ini memastikan bahwa ia akan terus bekerja keras agar bisa menjawab kepercayaan pelatih saat ia dimainkan dalam starting eleven.
“Sebagai penjaga gawang, konsistensi adalah kunci. Intinya adalah menjawab kepercayaan pelatih dengan kerja keras, baik di latihan maupun di pertandingan,” imbuhnya.
Selain kerja keras, Nando juga mengatakan bahwa konsistensi adalah hal yang tak kalah penting sebagai pesepakbola, karena hal itu akan berpengaruh ke dalam karir profesionalnya agar bisa bertahan lama.
“Konsisten saat latihan, konsisten di luar lapangan, menjaga kondisi tubuh dan kebugaran. Dari situ, kepercayaan itu bisa terus saya balas, apalagi pelatih juga selalu memberi saran dan arahan agar saya bisa tampil lebih baik dan terus dipercaya di laga-laga berikutnya,” ungkapnya.
Kini setelah mencatatkan 100 penampilan, ia berambisi untuk membawa Persebaya juara liga. Jika tidak musim ini, maka ia akan terus bekerja keras agar musim-musim selanjutnya ambisi itu dapat tercapai.
“Target saya tentu ingin membawa Persebaya menjadi juara. Secara pribadi, ambisi saya adalah selalu tampil maksimal di setiap pertandingan dan memberikan kontribusi terbaik demi membawa Persebaya meraih gelar,” pungkas Nando.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
