
Bernardo Tavares siap hadapi Borneo FC. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Ujian Persebaya Surabaya belum usai usai ditahan imbang Persib Bandung Senin (2/3) lalu. Pasalnya, tim papan atas lainnya yang kini duduk di peringkat tiga, Borneo Fc akan menjadi lawan Green Force berikutnya.
Yang membuat laga ini semakin berat buat Persebaya adalah Borneo FC akan bermain di kandang sendiri, yaitu Stadion Segiri. Apalagi, Green Force punya rekor buruk saat bertandang di pusat kota Samarinda.
Mengutip dari Footystats, Persebaya hanya menang sekali selama bertandang ke Segiri. Itupun sudah cukup lama yaitu tahun 2019 lalu. Setelah itu, mereka kalah tiga kali dan hanya imbang sekali.
Menyadari timnya kerap kali inferior di Stadion Segiri, pelatih Persebaya Bernardo Tavares benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan ini, antara lain dengan menganalisis secara mendalam terhadap agresivitas skuad asuhannya.
"Pertama-tama kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan dan juga peluang yang didapatkan saat lawan Persib. Di sisi lain, kami juga harus menjaga hal-hal positif yang sudah kami tampilkan di pertandingan tersebut," ucap Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub.
Setelah menganalisis produktivitas dan finishing Persebaya, Tavares mencari celah apa saja kekurangan dari Borneo FC sehingga ia bisa memutuskan siapa saja yang akan ia mainkan.
"Kami akan menganalisis kekuatan lawan, melihat celah yang bisa kami eksplorasi, serta menentukan pemain-pemain yang paling tepat untuk diturunkan sesuai dengan karakteristik dan strategi yang ingin kami terapkan saat menghadapi Borneo," imbuhnya.
Borneo FC terkenal dengan gaya permainan cepat dan agresivitas tinggi. Maka dari itu, Tavares akan berupaya menutup ruang tembak para pemain tuan rumah untuk meminimalisir jumlah tendangan Pesut Etam ke arah pertahanan Green Force.
"Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut,” tuturnya lagi.
Pelatih asal Portugal ini menyadari bahwa Borneo FC musim ini sangat berbahaya, apalagi saat mereka bermain di kandang sendiri. Namun, ia yakin timnya bisa meraih kemenngan jika Bruno Moreira CS bermain dengan positif di berbagai aspek.
"Jika kami ingin menampilkan permainan yang bagus di sana (Samarinda), kami harus mempertahankan hal-hal positif yang sudah kami tunjukkan saat menghadapi Persib kemarin. Mulai dari sikap, fokus, hingga intensitas permainan, namun dengan konsistensi yang lebih baik," pungkasnya.
Sebagai informasi, secara keseluruhan kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali, dimana Borneo FC unggul tipis dengan meraih lima kemenangan berbanding empat kemenangan milik Persebaya, dan empat sisanya berakhir imbang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022