
Bali United mengalahkan Arema dengan skor akhir 4-3 dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Ari Bowo Sucipto/Antara)
JawaPos.com–Pelatih Arema FC Marcos Santos menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap performa pemain usai tim asuhannya dikalahkan Bali United dengan skor 4-3. Laga super league itu berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (6/3) malam.
Marcos Santos mengatakan, secara keseluruhan para pemain Arema FC tampil tak cukup baik saat babak pertama, sehingga Bali United sanggup mencetak dua gol. ”Penampilan kami di pertandingan babak yang pertama kami kurang, ini menyulitkan. Tapi di babak kedua kami bisa bermain bagus,” kata dia.
Dua gol Bali United pada babak pertama disumbangkan melalui Teppei Yachida pada menit ke-22 dan Diego Campos pada menit ke-66. Marcos tak memungkiri penampilan anak asuhnya dalam beberapa pertandingan di babak pertama cenderung tidak maksimal, sebab Arema FC acap kali kecolongan gol krusial.
Baca Juga: 2 Bintang Rp 7,83 Miliar Absen! Persebaya Surabaya Hadapi Borneo FC dengan Skuad Pincang di Segiri
Hal serupa terlihat ketika Arema FC harus tumbang 3-1 melawan tuan rumah Borneo FC. Pada pertandingan itu, Borneo FC sanggup mencetak gol pada menit ke-7 melalui Caxambu dan Villa pada menit ke-26 serta menit ke-42. Lalu ketika melakoni partai tandang lainnya melawan Madura United, Arema FC harus kecolongan oleh gol Brandao pada menit ke-45+1.
Marcos berharap upaya perbaikan mampu mendongkrak performa sekaligus mental pemain untuk menatap laga ke depan. Dia ingin pemain Arema FC tampil konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan.
”Harus siap dan fokus untuk mengembalikan mental pemain sehingga mampu tampil lebih baik,” ujar Marcos.
Pemain Arema FC Julian Guevara menyampaikan hal serupa. Dia dan rekan-rekannya gagal tampil baik sehingga bisa langsung kebobolan dua gol.
Menurut dia, semua pemain harus bersama-sama bangkit dan melanjutkan perjuangan sehingga bisa membawa Arema FC menembus papan atas.
”Aku sebagai pemain senior punya tanggung jawab untuk itu. Kami (sebagai pemain) juga tahu bahwa ada masalah (performa) di tiga pertandingan,” tutur pemain berkebangsaan Kolombia ini.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
