
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes. (Istimewa)
JawaPos.com - Borneo FC Samarinda akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Segiri, Sabtu (7/3/2026). Tepat di hari itu, Pesut Etam berusia 12 tahun. Tiga poin diharapkan mampu diraih sebagai hadiah hari istimewa tersebut.
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menyadari pentingnya pertandingan menghadapi Green Force, julukan Persebaya. Dirinya bertekad untuk meraih hasil maksimal demi menyempurnakan perayaan hari jadi timnya.
Namun demikian, eks juru taktik Persita Tangerang itu terlebih dulu ingin berfokus pada kondisi pemainnya. Padatnya jadwal di bulan Ramadan membuat dirinya harus memutar otak agar performa Juan Vill cs tetap stabil.
"Untuk pertandingan ini, persiapannya sangat pendek, ada 2-3 hari jeda. Jadi kita fokus recovery, sembari menyiapkan penyesuaian untuk menghadapi Persebaya," terang pelatih asal Brazil tersebut.
Lefundes menuturkan, untuk mewujudkan target tripoin tersebut timnya tidak bisa bekerja sendiri. Dia meminta agar suporter bisa memenuhi stadion agar menambah kepercayaan diri pemain.
"Ini hari spesial bagi klub ini, saya berharap kita bisa bersama-sama bekerja untuk tim ini. Suporter harus bisa memenuhi stadion untuk memberikan tekanan kepada lawan. Musim ini kita sudah membuat sejarah, semoga kita bisa ukir sejarah besar dengan angkat trofi musim ini," ucap Lefundes.
Baca Juga:Resmi! Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto Absen Bela Persebaya Surabaya Hadapi Borneo FC
Ya, selain berburu kado ulang tahun, pertandingan ini juga menjadi cukup penting bagi Borneo untuk terus menjaga peluang juara musim ini. Saat ini Pesut Etam sedang bersaing sengit dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta untuk meraih titel juara.
Pada bagian lain, juru taktik Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan dirinya akan meracik komposisi pemain yang paling tepat agar Persebaya mampu membawa pulang poin dari Samarinda.
"Kami akan menganalisis kekuatan lawan, melihat celah yang bisa kami eksplorasi, serta menentukan pemain-pemain yang paling tepat untuk diturunkan sesuai dengan karakteristik dan strategi yang ingin kami terapkan saat menghadapi Borneo," jelas pelatih berusia 45 tahun dikutip dari laman resmi Persebaya.
Menurutnya, pemain Borneo yang punya kualitas tendangan jarak jauh patut jadi perhatian. "Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut,” katanya. (riz)

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
