
Kushedya Yudho harus merayakan Idulfitri dengan cedera tangan kiri. (Dok. Kendal Tornado)
JawaPos.com - Kushedya Hari Yudho harus merayakan Idulfitri dengan cedera tangan kiri. Semua bermula saat Kendal Tornado FC menghadapi Persipura Jayapura (1/3).
Usai mencetak gol pembuka pada menit kedua, petaka datang pada akhir babak pertama. Yudho bertabrakan dengan bek Persipura, Artur Vieira. Mantan pemain Arema FC itu langsung ditarik keluar.
Sebab, lengan kirinya mengalami fraktur alias patah tulang. Yudho kemudian langsung dibawa ke salah satu rumah sakit di Kendal. Ia pun segera menjalani tindakan operasi.
“Kondisi awalnya mengalami patah tulang lengan kiri dan sudah dilakukan operasi. Alhamdulillah semua proses operasinya berjalan lancar,” kata dokter tim Kendal Tornado FC, Resaka Yudha Prawira, dalam rilis resmi klub. Meski begitu, Yudho tidak bisa langsung beraktivitas berat.
Dari konsultasi dengan dokter ortopedi, Yudho harus menjalani rehabilitasi awal. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pemulihan fungsi tangan. Masalahnya, proses rehabilitasi tersebut masih berlangsung saat momen Idulfitri.
“Masa pemulihan sekitar tiga pekan. Namun untuk saat ini kondisinya sangat baik,” kata Resaka.
Manajer Kendal Tornado FC, Heri Sasonko, berharap proses pemulihan bisa berjalan lancar. “Kami ingin Yudho fokus pada pemulihan terlebih dahulu. Saat kembali nanti, kondisinya sudah siap 100 persen,” pungkas Heri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022