
Rizky Dwi Febrianto (tengah).
JawaPos.com–Laga penuh drama terjadi saat Bali United FC menundukkan Arema FC dengan skor 4-3 pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (6/3) malam.
Pertandingan tersebut diwarnai tujuh gol dan tekanan besar dari tuan rumah sepanjang babak kedua. Meski demikian, Bali United berhasil menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Pemain Bali United Diego Campos mengungkapkan, timnya sempat mengubah pendekatan permainan setelah unggul lebih dahulu. ”Saat kami unggul 2-0, kami mencoba memperkuat lini belakang dan membantu pertahanan,” kata Diego Campos dikutip dari ileague.id.
Strategi tersebut diterapkan karena Arema FC meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Sebab tekanan dari tuan rumah membuat pertandingan berjalan semakin menegangkan hingga menit akhir.
Arema FC yang tampil lebih agresif setelah turun minum mampu mencetak tiga gol melalui striker mereka, Dalberto Luan. Namun Bali United tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai.
”Kami senang bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Diego Campos.
Baca Juga:Kiko Carneiro Janji Pertahanan Persik Sulit Ditembus, Marcos Reina Janji bobol Gawang Persib
Sementara itu pelatih Bali United Johnny Jansen juga menilai kemenangan ini memiliki arti penting bagi timnya. Selain menghentikan tren tanpa kemenangan, hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Bali United pada putaran kedua BRI Super League musim ini.
Dia juga mengapresiasi fokus para pemain yang tetap mampu menjalankan strategi meski mendapat tekanan besar dari Arema FC. ”Arema FC adalah tim yang bagus dan saya senang para pemain bisa fokus hingga akhir pertandingan,” ujar Johnny Jansen.
Namun di tengah kemenangan tersebut, Bali United juga mendapat kabar kurang menyenangkan setelah salah satu pemainnya, Rizky Dwi Febrianto. Dia mengalami cedera saat pertandingan berlangsung dan harus ditarik keluar lapangan setelah mengalami benturan kepala saat duel udara.
Dokter tim Bali United Ganda Putra menjelaskan, pemain tersebut mengalami gangguan penglihatan sesaat setelah insiden tersebut. ”Dia merasakan pandangan gelap dan penglihatan sedikit tidak fokus,” kata dokter yang biasa disapa Ganda itu.
Menurut dia, tim medis menduga pemain tersebut mengalami cedera kepala ringan dan masih akan menjalani pemantauan dalam 24 jam ke depan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
