
Suporter Persebaya Surabaya saat mendukung tim di Stadion Gelora Bung Tomo saat pertandingan Super League 2025-2026. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan di tengah perjalanan Super League 2025/2026. Kali ini bukan hanya soal performa tim, tetapi juga akumulasi denda yang nilainya terus membengkak sepanjang musim.
Green Force memang menjalani putaran kedua dengan dinamika yang cukup tajam. Dalam lima pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan.
Catatan tersebut membuat tekanan terhadap tim semakin terasa. Di saat yang sama, klub juga harus menghadapi konsekuensi disiplin dari federasi akibat beberapa insiden yang terjadi di pertandingan.
Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi terbaru kepada Persebaya Surabaya sebesar Rp 250 juta. Hukuman tersebut berkaitan dengan insiden penyalaan petasan dan kembang api oleh suporter saat laga melawan Persib Bandung.
Pertandingan itu berlangsung pada 2 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Insiden terjadi di Tribun Utara dan berlangsung sejak pertandingan berjalan hingga berakhir.
Dalam dokumen keputusan resmi Komdis PSSI dijelaskan kronologi pelanggaran tersebut. Bukti yang dikumpulkan dinilai cukup kuat untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin oleh klub.
“Bahwa pada tanggal 02 Maret 2026 bertempat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya telah berlangsung pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung, dimana Klub Persebaya Surabaya melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena selama pertandingan hingga pertandingan berakhir terjadi penyalaan petasan dan kembang api dalam jumlah banyak yang dilakukan oleh suporter Persebaya Surabaya di Tribun Utara dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.”
Baca Juga:Janji Ernando Ari Jelang Kontrak Habis! Siap Mati-matian Demi Persebaya Surabaya di Sisa Laga
Berdasarkan pertimbangan tersebut, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan selain denda. Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo harus ditutup satu pertandingan saat Persebaya Surabaya menjadi tuan rumah.
Dalam keputusan yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI DR. Umar Husin pada 9 Maret 2026, sanksi itu juga disertai peringatan keras. Jika pelanggaran serupa kembali terjadi, hukuman yang dijatuhkan bisa lebih berat.
“Merujuk kepada Pasal 70 ayat (1), ayat (2) jo lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 138 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, Klub Persebaya Surabaya dikenakan sanksi penutupan sebagian stadion (Tribun Utara) sebanyak 1 (satu) pertandingan saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.”
Selain itu, Komdis juga menetapkan denda finansial yang cukup besar. “Denda sebesar Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah).”
Keputusan tersebut masih membuka ruang banding bagi klub. Mekanisme banding bisa diajukan sesuai dengan Pasal 117 Kode Disiplin PSSI.
Di tengah keputusan tersebut, Persebaya Surabaya memberikan respons melalui kanal media sosial resmi klub. Mereka mengajak seluruh elemen suporter untuk lebih bijak dalam mendukung tim.
“Ayo Bersama Kita Jaga Persebaya,” tulis akun resmi klub di Instagram. Ajakan itu menjadi pengingat penting agar dukungan kepada tim tetap berjalan tanpa merugikan klub.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat āHilangā dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
