
Skuad Persib Bandung bersiap menghadapi Borneo FC Samarinda pada laga tandang Super League 20252026 di Stadion Segiri. (Persib)
JawaPos.com — Langkah tegas diambil Persib Bandung jelang laga tandang menghadapi Borneo FC Samarinda pada pertandingan tunda Super League 2025/2026. Klub asal Kota Kembang itu secara resmi melarang Bobotoh datang langsung ke stadion.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu 15 Maret 2026. Laga ini menjadi duel penting bagi Persib Bandung yang sedang berusaha menjaga konsistensi di papan atas klasemen.
Namun di balik pentingnya pertandingan tersebut, manajemen klub justru mengeluarkan imbauan serius kepada para suporter. Bobotoh diminta tidak melakukan perjalanan tandang ke markas Borneo FC Samarinda.
Larangan tersebut bukan tanpa alasan. Persib Bandung menegaskan aturan tersebut merujuk pada regulasi resmi kompetisi yang masih berlaku pada musim ini.
Aturan tersebut tertuang dalam regulasi pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan ayat 7. Selain itu juga diperkuat oleh Pasal 141 Kode Disiplin PSSI 2023.
Kedua aturan itu secara tegas melarang suporter tim tamu hadir langsung di stadion ketika pertandingan tandang berlangsung. Jika dilanggar, konsekuensinya bisa berujung pada sanksi disiplin hingga denda.
Manajemen Persib Bandung khawatir pelanggaran aturan tersebut justru merugikan klub sendiri. Sanksi dari Komite Disiplin PSSI bisa berdampak pada kondisi tim di tengah kompetisi yang masih berjalan ketat.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyampaikan pesan tersebut secara langsung kepada Bobotoh.
Ia menegaskan kepatuhan terhadap regulasi merupakan bentuk dukungan nyata bagi klub.
"Kami sangat memahami kerinduan dan antusiasme luar biasa dari Bobotoh untuk mendukung langsung perjuangan Persib di lapangan. Namun, kami harus kembali mengingatkan bahwa regulasi mengenai larangan suporter tamu masih berlaku di kompetisi musim ini," ujar Adhi.
Pernyataan tersebut menggambarkan dilema yang sedang dirasakan banyak suporter. Di satu sisi Bobotoh ingin hadir langsung memberikan dukungan, namun di sisi lain aturan kompetisi tidak mengizinkan hal tersebut.
Situasi seperti ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Regulasi tanpa suporter tandang masih diterapkan demi menjaga keamanan pertandingan.
Persib Bandung sendiri berharap Bobotoh tetap memberikan dukungan dengan cara yang lebih aman. Dukungan tidak harus selalu hadir langsung di stadion.
Manajemen klub menyarankan Bobotoh untuk menggelar kegiatan nonton bareng di daerah masing-masing. Cara ini dinilai lebih aman sekaligus tetap menunjukkan solidaritas terhadap tim.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
