
Gelandang Borneo FC Samarinda Juan Villa jadi momok berbahaya di Super League. (Borneo FC)
JawaPos.com - Juan Villa adalah pemain debutan di Indonesia. Tapi, performa gelandang Borneo FC itu langsung menyita perhatian. Pemain asal Kolombia itu meraih tujuh kali gelar man of the match dari 22 laga.
Tendangan dari jarak hampir 40 meter itu tidak bisa dibendung oleh Ernando Ari. Sepakan mendatar itu meluncur mulus ke gawang Persebaya Surabaya.
Itu sekaligus jadi gol pembuka Borneo FC yang membobol gawang Green Force dalam laga yang dihelat di Stadion Segiri, Samarinda (7/3). Dan, pelakunya adalah Juan Villa. Gelandang Pesut Etam itu memang hobi mencetak gol dari tendangan jarak jauh.
Dalam laga kontra Persija Jakarta (3/3), dia melakukan aksi serupa. Bedanya, dia melakukan tendangan jarak jauh dengan kaki kirinya. “Saya selalu ingin mencetak gol. Jadi, saya sedikit mengambil risiko dengan melakukan tendangan jarak jauh. Dan ini berakhir bagus,” katanya dikutip dari I.League.
Baca Juga:Prediksi Inter Milan vs Atalanta: Arena Dua Pecundang Ajang Eropa, Nicolo Barella Puji La Dea
Musim ini, Villa memang agresif. Dia sudah mengemas 9 gol dan 6 assist dari 22 pertandingan. Uniknya, setiap dia mencatatkan assist, Pesut Etam tidak pernah kalah. Dari lima laga saat Villa mencatatkan assist, Borneo FC selalu meraih kemenangan.
Statistiknya juga bagus. Pesut Etam mencetak 15 gol dalam lima laga itu. Maka, wajar kalau dia sudah mendapat tujuh gelar man of the match. Sekaligus menyamai torehan dua rekan satu timnya, Mariano Peralta.
Selain itu, Villa juga mendapat gelar individual lain. Dia dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League bulan Oktober 2025.
Apa rahasia performa apiknya? “Saya selalu bilang kepada pelatih dan pemain bahwa saya selalu termotivasi di setiap laga. Karena saya menganggap setiap laga adalah final,” tegas Villa.
Menurut pemain berusia 27 tahun itu, filosofi itu sangat cocok dengan Pesut Etam. “Karena di Borneo FC, semua pemain selalu menunjukkan kemampuan maksimal sampai peluit akhir dibunyikan,” beber pemain yang musim lalu membela tim Bahrain, Al Ahli, tersebut.
Dia berharap bisa menjaga performa apiknya sampai akhir musim. Apalagi, Pesut Etam masih punya peluang untuk menjadi juara.
Setelah ini, mereka akan menjamu pemuncak klasemen, Persib Bandung. Duel akan dihelat di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/3).
Jika menang, Pesut Etam hanya akan berjarak satu poin dari Maung Bandung. “Dalam laga melawan Persib nanti, saya berharap stadion bisa dipenuhi dengan suporter. Karena ini adalah laga yang penting buat kami,” pungkas pemain yang musim ini total melepaskan 38 kali tembakan yang 17 kali di antaranya mengarah ke gawang lawan itu.
14 September 2025
PSIM Jogjakarta vs Borneo FC — 1-3
