
Sonny Stevens ingatkan Dewa United tetap fokus saat dijamu Persija Jakarta di JIS, Minggu (15/3) malam. (Dewa Umited)
JawaPos.com - Dewa United Banten FC bersiap menghadapi laga penting saat bertandang ke markas Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-25 Super League musim 2025/2026.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium pada Minggu (15/3/2026) malam.
Pertemuan dua tim ini diperkirakan berjalan ketat. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang memperbaiki posisi di klasemen menjelang fase akhir kompetisi.
Baca Juga:Dewa United Tantang Persija Jakarta di JIS, Jan Olde Riekerink Tekankan Pentingnya Mentalitas Tim
Kiper Dewa United, Sonny Stevens, menegaskan timnya berusaha segera mengalihkan fokus setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya. Menurut penjaga gawang asal Belanda tersebut, jadwal kompetisi yang padat justru memberi kesempatan bagi tim untuk segera bangkit.
Dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan di Dewa United Arena, Sabtu (14/3/2026), Stevens mengatakan para pemain Dewa United tidak boleh terlalu lama larut dalam kekecewaan.
“Jadwal kami memang cukup padat, tetapi di sisi lain itu juga membantu tim untuk cepat mengalihkan fokus. Setelah hasil yang kurang memuaskan sebelumnya, kami langsung mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya,” ujar Stevens dikutip dari dewaunited.com.
Baca Juga:Dewa United Tersingkir dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Ingin Perkuat Kondisi Fisik
Menurutnya, menghadapi Persija selalu menghadirkan atmosfer yang berbeda. Bermain di kandang lawan dengan dukungan penuh suporter tuan rumah tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Dewa United.
Ia menyadari pertandingan di Jakarta nanti kemungkinan besar akan berlangsung dalam tekanan besar. Namun, kondisi tersebut justru dinilai bisa menjadi motivasi tambahan bagi timnya.
“Melawan Persija selalu menjadi pertandingan menarik. Kami tahu akan ada banyak pendukung mereka di stadion, dan itu menjadi tantangan besar bagi kami. Tapi, ini juga kesempatan bagus untuk menunjukkan bahwa kami siap bersaing,” katanya.
Lebih jauh, Stevens menilai bahwa kunci utama menghadapi situasi seperti ini adalah menjaga mentalitas tim tetap kuat. Dengan jarak antarpertandingan yang sangat dekat, para pemain harus mampu segera bangkit dari hasil sebelumnya.
Menurutnya, dalam sepak bola profesional, pemain hanya memiliki waktu singkat untuk merasakan kekecewaan sebelum kembali fokus pada pertandingan berikutnya.
“Kami mungkin hanya punya satu hari untuk merasa kecewa. Setelah itu, kami harus kembali fokus karena pertandingan berikutnya sudah menunggu,” jelasnya.
