
Carlos Parreira dipecat. (Madura United)
JawaPos.com - Kesabaran manajemen Madura United habis. Pelatih Laskar Sape Kerrab, Carlos Parreira, akhirnya diberhentikan setelah dalam 10 pertandingan berturut-turut tidak bisa mempersembahkan kemenangan.
Akibatnya, Madura United saat ini berada di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16 klasemen sementara Super League 2025–2026. Jumlah poinnya sama dengan Persis Solo yang berada di atasnya serta Semen Padang di peringkat ke-17, yaitu 20 poin dari 25 pertandingan.
“Setelah melalui proses evaluasi, Coach Carlos Parreira dinilai bertanggung jawab atas hasil yang belum sesuai harapan,” jelas manajer Madura United, Umar Wachdin. Ia menambahkan bahwa pelatih asal Brasil itu juga menyadari kegagalannya.
“Dia menyatakan kesediaannya untuk mundur dari kursi kepelatihan,” ungkapnya.
Total ada 14 pertandingan yang dijalani Carlos bersama Madura United. Hanya satu kemenangan yang didapatkan. Sisanya, empat kali imbang dan sembilan kali kalah.
Umar menambahkan bahwa pada jeda pertandingan atau libur Lebaran, manajemen akan bekerja mencari pengganti. Diharapkan pelatih baru sudah didapat sebelum Super League dimulai kembali saat Madura United melawan Borneo FC pada 5 Maret mendatang.
“Diharapkan mampu menyetel kembali kondisi tim dan membawa performa tim kembali ke jalur yang lebih baik,” harapnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
