Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 16.45 WIB

Tendangan Roket Rp 6,08 Miliar! Aksi Savio Roberto Bikin Suporter Persebaya Surabaya Ramai-ramai Kepincut

Sávio Roberto merayakan gol kerasnya dari luar kotak penalti saat PSM Makassar menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kie Raha. (Dok. PSM) - Image

Sávio Roberto merayakan gol kerasnya dari luar kotak penalti saat PSM Makassar menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kie Raha. (Dok. PSM)

JawaPos.com — Di bawah sorot lampu Stadion Gelora Kie Raha, laga Malut United melawan PSM Makassar berubah menjadi tontonan penuh drama. Skor 3-3 menutup pertandingan yang sarat emosi, tetapi satu momen dari gelandang Brasil Sávio Roberto justru mencuri perhatian publik sepak bola nasional.

Tendangan keras dari luar kotak penalti yang ia lepaskan menjadi salah satu gol paling spektakuler dalam pertandingan tersebut.

Momen itu sekaligus mengingatkan kembali pada peran penting pemain bernilai sekitar Rp 6,08 miliar tersebut di lini tengah Pasukan Ramang.

Sejak awal laga, atmosfer pertandingan memang sudah terasa panas. Tuan rumah berusaha mengendalikan permainan, tetapi justru PSM Makassar yang lebih dulu mendapatkan momentum.

Pada menit ke-38, kesalahan antisipasi Yance Sayuri membuat bola justru masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membawa PSM Makassar unggul lebih dulu dan membuat ritme pertandingan berubah.

Keunggulan itu tidak bertahan lama setelah babak kedua dimulai. Malut United bangkit melalui striker mereka, David da Silva, yang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-48.

Gol tersebut membuat stadion kembali bergemuruh dan meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya Tyronne del Pino membawa Malut United berbalik unggul lima menit kemudian.

PSM Makassar mulai tertekan dalam situasi tersebut. Ketika David da Silva mencetak gol keduanya pada menit ke-67, banyak yang memprediksi pertandingan akan sepenuhnya menjadi milik Malut United.

Namun sepak bola sering menghadirkan cerita yang sulit ditebak. Di tengah tekanan itu, Sávio Roberto justru muncul sebagai tokoh penting yang mengubah arah pertandingan.

Gelandang bernomor punggung delapan tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur cepat dan gagal diantisipasi penjaga gawang lawan.

Gol itu bukan sekadar memperkecil ketertinggalan. Tendangan tersebut juga membangkitkan mental pemain PSM Makassar yang sebelumnya sempat berada dalam tekanan.

Momentum itu akhirnya berbuah hasil menjelang akhir pertandingan. PSM Makassar mampu menyamakan kedudukan melalui gol pada menit ke-88 sehingga laga berakhir imbang 3-3.

Bagi Sávio Roberto, gol tersebut memiliki makna tersendiri dalam perjalanan musimnya. Ia akhirnya kembali mencatatkan nama di papan skor setelah tujuh pertandingan tanpa gol.

Musim ini koleksi gol pemain berusia 29 tahun tersebut kini mencapai empat gol. Jumlah yang cukup penting bagi seorang gelandang yang lebih sering berperan sebagai pengatur tempo permainan.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore