
Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Persita Tangerang bertekad menjaga konsistensi performa setelah meraih kemenangan penting atas Madura United pada pekan ke-25 BRI Super League (7/3). Hasil positif itu menjadi modal berharga bagi Pendekar Cisadane sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Persebaya Surabaya. Persita akan menghadapi Persebaya pada 4 April di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam laga terakhir sebelum jeda kompetisi, Persita tampil dominan dan menang telak 4-1 atas Madura United. Kemenangan tersebut mengangkat posisi Persita ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 41 poin.
Pelatih Persita Carlos Pena menilai timnya tampil sangat efektif. Terutama pada babak pertama. Empat gol cepat yang tercipta membuat timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan.
”Kami memulai pertandingan dengan sangat baik dan penuh energi. Kami sangat efisien memanfaatkan peluang yang ada sehingga bisa mencetak empat gol di awal pertandingan,” ujar Pena.
Meski demikian, dia mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah karena gagal menambah gol pada babak kedua. Menurut dia, beberapa peluang sebenarnya tercipta, namun tidak mampu dikonversi menjadi gol.
”Pada babak kedua kami terus mencoba, tetapi akurasinya tidak sebaik di babak pertama,” jelas Carlos Pena.
Baca Juga:Jadwal Liga Champions Leg 2: Liverpool, Tottenham, dan Newcastle Berjuang untuk Tiket Perempat Final
Setelah laga tersebut, kompetisi akan memasuki masa jeda cukup panjang. Pena pun telah menyiapkan program khusus agar performa timnya tidak menurun selama periode tersebut.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu pun memberi waktu istirahat selama tujuh hari kepada para pemain sebelum kembali menjalani persiapan. ”Setelah itu, kami kembali pada 15 Maret untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Persebaya,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Menurut Pena, waktu persiapan yang panjang harus dimanfaatkan dengan baik agar timnya tetap berada dalam kondisi terbaik saat kompetisi kembali bergulir.
Laga menghadapi Persebaya pada 4 April 2026 mendatang diprediksi menjadi ujian penting bagi Persita dalam upaya mempertahankan posisi di papan atas klasemen. Pendekar Cisadane pun bertekad menjaga konsistensi agar tetap bertahan di lima besar hingga akhir musim.
