
Francisco Rivera merayakan gol Persebaya Surabaya saat menahan imbang Persib Bandung. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya sedang berada di persimpangan krusial jelang akhir musim Super League 2025/2026. Dua pemain asing andalan, Francisco Rivera dan Bruno Moreira, terancam hengkang karena kontraknya segera berakhir.
Situasi ini membuat suporter setia, Bonek, mulai harap-harap cemas. Mereka harus bersiap dengan kemungkinan kehilangan dua sosok penting dalam skema permainan Green Force.
Dilansir dari laman Transfermarkt, kontrak Francisco Rivera akan habis pada 31 Mei 2026. Sementara itu, masa bakti Bruno Moreira lebih cepat berakhir, yakni pada akhir April 2026.
Kondisi tersebut membuat manajemen Persebaya Surabaya dihadapkan pada keputusan berat. Mempertahankan dua pemain ini jelas menjadi prioritas, tetapi godaan tawaran dari klub lain bisa saja mengubah segalanya.
Jika melihat kontribusi di lapangan, keduanya layak mendapatkan perpanjangan kontrak. Namun dalam sepak bola modern, faktor finansial dan ambisi karier sering kali menjadi penentu akhir.
Francisco Rivera
Francisco Rivera menjadi salah satu rekrutan terbaik Persebaya Surabaya dalam beberapa musim terakhir. Gelandang asal Meksiko itu datang pada musim 2024/2025 setelah tampil impresif bersama Madura United.
Sejak awal kedatangannya, Rivera langsung menjelma menjadi motor permainan tim. Ia bukan hanya sekadar gelandang, tetapi juga kreator utama serangan Green Force.
Kehadirannya di lapangan memberi keseimbangan antara lini tengah dan lini depan. Bahkan, tak sedikit yang menilai Persebaya Surabaya akan kehilangan arah jika Rivera absen.
Statistiknya pun berbicara banyak tentang kontribusi besarnya. Dalam 50 pertandingan di semua kompetisi sejak musim 2024/2025, Rivera mencatatkan 14 gol dan 13 assist.
Pada musim Super League 2025/2026 saja, Rivera sudah tampil dalam 21 laga. Ia menyumbang 6 gol dan 6 assist, dan catatan itu masih berpotensi bertambah.
Sementara pada Liga 1 2024/2025, Rivera tampil dalam 29 pertandingan dengan torehan 9 gol dan 7 assist. Angka tersebut menunjukkan konsistensinya sebagai gelandang produktif.
Peran Rivera di tim bukan hanya soal angka, tetapi juga pengaruh dalam membangun tempo permainan. Ia menjadi penghubung antar lini yang sulit tergantikan.
