
Skuad PSS Sleman. (Istimewa)
JawaPos.com–Memasuki periode libur Lebaran, kondisi skuad PSS Sleman mendapat perhatian serius dari Direktur Teknis Pieter Huistra.
Dia membeberkan situasi terkini tim yang sebagian besar pemainnya berada dalam kondisi bugar, meski ada beberapa nama yang masih menjalani proses pemulihan cedera. Huistra menjelaskan bahwa bek asal Brasil, Cleberson Martins de Souza, belum bisa kembali merumput dalam waktu dekat.
Pemain tersebut masih dalam tahap pemulihan dan membutuhkan waktu lebih untuk mencapai kondisi terbaiknya. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada pemain muda Ferrel Arda Santoso.
Dia baru saja menjalani operasi dan kini menghadapi proses pemulihan yang tidak singkat. Menurut Huistra, fase ini sangat krusial, bukan hanya dari sisi fisik tetapi juga mental pemain.
”Ferrel baru saja menjalani operasi dan sekarang sedang dalam perjalanan panjang menuju pemulihan. Kami harus terus memotivasinya, memberikan stimulasi yang tepat, dan membantunya kembali menjadi lebih kuat setelah masa pemulihan ini,” ujar Huistra dikutip dari pssleman.id.
Meski ada beberapa pemain yang absen, Huistra menegaskan bahwa secara keseluruhan kondisi tim tetap berada dalam jalur positif. Dia menilai performa PSS sebelum jeda kompetisi cukup menjanjikan dan menjadi modal penting untuk menghadapi sisa musim.
Namun demikian, jeda kompetisi yang cukup panjang menjadi tantangan tersendiri. Menjaga ritme permainan dan kebugaran pemain menjadi fokus utama tim pelatih selama masa persiapan sebelum libur.
”Para pemain memiliki catatan yang cukup bagus sebelum jeda, meskipun masa jedanya memang cukup panjang,” tambah Pieter Huistra.
PSS Sleman masih memiliki enam pertandingan tersisa di kompetisi musim ini. Dengan memanfaatkan waktu latihan secara maksimal sebelum libur, diharapkan para pemain dapat kembali dalam kondisi optimal saat kompetisi kembali bergulir.
Manajemen dan tim pelatih berharap momentum positif tidak hilang begitu saja, dan justru bisa menjadi dorongan untuk menutup musim dengan hasil maksimal. Konsistensi performa serta kesiapan fisik akan menjadi kunci penting bagi Super Elja dalam menghadapi laga-laga krusial ke depan.
