
Risto Mitrevski tampil solid dan jadi pengatur lini belakang saat Persebaya Surabaya mengalahkan Persita Tangerang. (Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Persita Tangerang dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026. Namun di balik kemenangan tipis itu, ada satu pesan tegas dari Risto Mitrevski: tak ada waktu untuk larut dalam euforia.
Bek asal Makedonia Utara itu langsung mengalihkan fokus tim menuju laga besar berikutnya di super league saat Persebaya melawan Persija Jakarta. Bagi Risto Mitrevski, konsistensi jauh lebih penting dibanding sekadar merayakan tiga poin yang baru saja diraih dari Persita.
Dalam pertandingan lanjutan super league lawan Persita di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam, Green Force menang 1-0 lewat gol tunggal Francisco Rivera. Hasil ini sekaligus menjadi respons positif setelah sebelumnya Persebaya Surabaya menelan kekalahan menyakitkan dari Borneo FC.
Risto Mitrevski tak menampik laga berjalan sulit sejak awal hingga akhir. Dia menyebut Persita Tangerang sebagai tim berkualitas yang mampu memberi tekanan sepanjang pertandingan.
”Kami tahu sejak awal bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena Persita adalah tim yang sangat baik. Karena itu kami mencoba mengendalikan jalannya permainan sejak awal dan bermain dengan disiplin,” ujar Risto dalam sesi konferensi pers seusai laga.
Kemenangan ini terasa semakin penting karena menjadi momentum kebangkitan mental tim. Para pemain mampu menunjukkan respons positif dengan tampil lebih tenang dan terorganisir di lapangan.
”Kami mampu menciptakan lebih banyak peluang. Pada babak pertama kami bisa mengontrol permainan dengan cukup baik. Di babak kedua kami mencoba bermain lebih menyerang untuk menambah gol,” kata Risto Mitrevski.
”Tetapi yang paling penting bagi kami adalah bisa meraih kemenangan, apalagi setelah kekalahan besar sebelumnya yang tentu masih terasa menyakitkan bagi tim,” lanjut dia.
Di balik hasil tersebut, performa individu Risto Mitrevski menjadi sorotan utama. Dia tampil solid sebagai benteng pertahanan sekaligus pengatur aliran bola dari lini belakang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
