
Pemain Timnas Indonesia Yakob Sayuri pada pertandingan melawan Saint Kitts & Nevis dalam di FIFA Series 2026, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Yakob Sayuri kembali menjadi korban rasisme. Kali ini tidak melalui media sosial, melainkan langsung didengarnya di lapangan. Itu terjadi saat timnya Malut United dijamu oleh Arema FC pada Jumat (3/4) lalu.
Pertandingan sempat terhenti karena Yakob memprotes tindakan rasisme terhadap dirinya. Saat ditemui Jawa Pos, pemain berusia 28 tahun itu mengaku sudah lelah dengan perilaku rasisme yang belum bisa hilang dari sepak bola Indonesia.
''Masalahnya bukan hanya kepada saya dan saudara saya saja ini, sudah sering terjadi terutama kepada kami orang-orang timur,'' keluhnya kepada Jawa Pos.
Baginya, perilaku rasisme sama sekali tidak mencerminkan sikap fair play dalam sepak bola. ''Saya berharap ke depannya tidak ada rasis-rasis lagi,'' lanjutnya.
Perilaku rasisme sangat memilukan hatinya. Yakob merasa sebagai masyarakat timur, harga dirinya diinjak-injak. ''Sedangkan hitam kulit saya, tetap jalani kalau dipanggil untuk Indonesia. Bahkan saya baru kembali dari pemanggilan timnas Indonesia, baru saja wakili negara ini. Tapi justru masih dapat rasis,'' kecamnya.
Yakob menuturkan perilaku rasis masih marak di sepak bola Indonesia karena ada pembiaran.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
