
Perjuangan Rachmat Irianto bersama Persebaya Surabaya saat kalah telak dari Persija Jakarta di Stadion GBK. (Persebaya)
JawaPos.com — Kekalahan telak yang dialami Persebaya Surabaya di kandang Persija Jakarta menjadi tamparan keras yang sulit diabaikan. Dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Green Force tumbang dengan skor mencolok 3-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya Surabaya tampak kesulitan keluar dari tekanan. Permainan yang seharusnya mengalir justru terhambat oleh rapatnya pressing yang diterapkan tuan rumah.
Lini belakang Green Force terlihat goyah dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Situasi ini membuat Persija Jakarta dengan mudah menciptakan peluang demi peluang berbahaya.
Rachmat Irianto tak menutup mata terhadap performa timnya yang jauh dari kata ideal. Pemain yang akrab disapa Rian itu secara jujur mengakui banyaknya kekurangan dalam permainan tim.
“Kita bermain tidak bagus hari ini, dan banyak evaluasi karena banyak melakukan kesalahan di area sendiri dan di depan,” ujarnya seusai pertandingan. Pernyataan tersebut menggambarkan betapa Persebaya Surabaya belum menemukan ritme terbaiknya.
Secara statistik, Green Force sebenarnya tidak sepenuhnya tanpa perlawanan. Mereka mampu mencatatkan 10 percobaan sepanjang pertandingan, namun efektivitas menjadi masalah utama.
Baca Juga: Tret Tet Tet Bonek Ampel ke GBK! Dukung Persebaya Surabaya Meski Akhirnya Dibantai Persija Jakarta
Tak satu pun dari percobaan tersebut yang mengarah tepat ke gawang. Ini menjadi indikator nyata lini depan Persebaya Surabaya masih tumpul dan kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
Peluang terbaik baru hadir di penghujung babak kedua. Risto Mitrevski dan Bruno Paraiba hampir saja memperkecil ketertinggalan, tetapi keberuntungan belum berpihak.
Dua peluang emas itu hanya membentur mistar gawang dan gagal berbuah gol. Momen tersebut seolah menegaskan hari itu bukan milik Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, Persija Jakarta tampil jauh lebih efektif dan klinis. Dari total 12 tembakan yang dilepaskan, enam di antaranya tepat sasaran dan mampu mengancam serius pertahanan Green Force.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
