
Bek Persib Bandung Federico Barba jadi tumpuan jelang hadapi Madura Untied di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Persib)
JawaPos.com–Persib Bandung tak sekadar memimpin klasemen, tapi juga menunjukkan mental juara yang makin matang di setiap pertandingan. Bek andalan mereka, Federico Barba, bahkan percaya diri timnya mampu menaklukkan Dewa United dalam laga tandang yang tak mudah.
Pemain asal Italia itu menegaskan, kunci utama Persib Bandung saat ini adalah menjaga konsistensi hingga akhir musim. Dengan persaingan yang makin ketat di papan atasSuper League 2025/2026, setiap laga dianggap final.
Persib Bandung kini kukuh di puncak klasemen dengan 64 poin, unggul empat angka dari Borneo FC Samarinda yang terus membayangi. Situasi ini membuat tekanan semakin besar, tapi justru jadi motivasi tambahan bagi skuad Maung Bandung.
Barba sendiri baru saja tampil impresif saat menghadapi Bali United FC dan terpilih sebagai Oppo Player of The Match. Performa solidnya di lini belakang kembali jadi bukti pentingnya peran sang bek dalam menjaga stabilitas tim.
”Kami sudah memainkan banyak pertandingan dan semuanya adalah final untuk tim ini. Kami semua bermain untuk sesuatu dan harus tangguh sampai akhir tujuan,” kata Barba.
”Jadi kami harus kembali dengan tidak kebobolan dan juga membuat sejarah yang sepertinya tidak akan mudah,” sambung dia.
Ucapan Barba bukan tanpa dasar, sebab statistiknya musim ini benar-benar mencolok. Dari 22 pertandingan yang dijalani, ia sukses membantu tim mencatatkan 12 clean sheet, angka yang menunjukkan dominasi lini belakang Persib Bandung.
Tak hanya itu, rata-rata 7,5 balls recovered per game memperlihatkan betapa aktifnya Barba dalam memutus serangan lawan. Dia bukan tipe bek pasif yang hanya menunggu di kotak penalti, melainkan agresif menjemput bola sejak lini tengah.
Data ini sejalan dengan analisis area aktivitasnya di lapangan. Barba dominan beroperasi di sisi kiri pertahanan, tepatnya di area left center-back hingga melebar ke sisi sayap.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
