
Latihan PSS Sleman. (sumber ileague.id)
JawaPos.com–PSS Sleman akan menjalani laga pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/26 dengan keuntungan waktu pemulihan yang lebih panjang. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu dijadwalkan menghadapi Persiku Kudus pada Senin (20/4) di Stadion Maguwoharjo.
Direktur Teknik PSS Pieter Huistra menilai, jeda waktu ini menjadi momentum penting bagi timnya untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menata kembali mental pemain. Laga sebelumnya cukup menguras energi dan emosi, sehingga proses recovery menjadi fokus utama dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Pieter Huistra, para pemain PSS saat ini diarahkan untuk mengembalikan kebugaran ke level optimal. Tak hanya fisik, aspek konsentrasi dan kesiapan mental juga menjadi perhatian agar tim bisa tampil lebih disiplin dan konsisten di laga berikutnya.
”Kami bermain Senin (20/4), jadi ada waktu lebih panjang sejak kembali latihan. Para pemain punya kesempatan untuk pulih dari pertandingan terakhir dan dari kekecewaan yang ada. Kami ingin masuk ke pertandingan dengan kondisi mental yang lebih baik,” ujarnya dikutip dari ileague.id.
Di sisi lain, Huistra mengingatkan bahwa lawan yang akan dihadapi bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Dia melihat adanya perkembangan signifikan dari Persiku Kudus sepanjang musim ini. Tim berjuluk Macan Muria dinilai semakin solid, baik dari segi organisasi permainan maupun kualitas individu pemain.
”Persiku berkembang sepanjang musim. Mereka sekarang punya pemain yang lebih baik dan jadi lebih sulit dikalahkan,” kata mantan pemain Glasgow Rangers tersebut.
Peningkatan performa Persiku, lanjut diaa, terlihat dari lini pertahanan yang lebih stabil serta kemampuan membangun serangan yang semakin efektif. Hal ini membuat PSS harus benar-benar siap jika ingin mengamankan poin di kandang.
Meski demikian, Huistra tetap optimistis. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi salah satu modal penting bagi PSS untuk tampil percaya diri. Dia memastikan timnya sudah melakukan persiapan matang, termasuk analisis kekuatan lawan.
”Kami juga punya tim yang bagus dan bermain di kandang dengan dukungan suporter. Kami tahu apa yang harus dilakukan,” tegas Pieter Huistra.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
