
Bernardo Tavares meluapkan kekecewaan usai Persebaya Surabaya kalah kontroversial dari Madura United di Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com — Kekalahan Persebaya Surabaya dari Madura United menyisakan cerita panas yang tak hanya soal skor akhir. Pelatih Bernardo Tavares secara terbuka menyoroti keputusan wasit yang dinilai krusial dan merugikan timnya.
Laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Madura United. Namun, sorotan utama justru tertuju pada sejumlah momen kontroversial yang terjadi sepanjang pertandingan.
Tavares tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat berbicara dalam konferensi pers usai laga di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga:GBT Nggak Angker Lagi! Simak 3 Fakta Menarik Kekalahan Persebaya Surabaya Atas Madura United
Ia mempertanyakan beberapa keputusan penting yang menurutnya berpengaruh langsung terhadap hasil pertandingan.
"Terutama terkait pelanggaran di area penalti lawan yang tidak diberikan serta proses terjadinya gol kedua Madura United," kata Tavares.
Pernyataan itu menjadi sinyal kuat ada hal yang dianggap tidak berjalan semestinya di atas lapangan.
Salah satu momen yang paling disorot adalah insiden yang melibatkan Bruno Paraiba di dalam kotak penalti. Dalam situasi tersebut, Persebaya Surabaya merasa seharusnya mendapatkan hadiah penalti.
Baca Juga:Update Klasemen Super League! Persebaya Surabaya Mandek di Peringkat 6 Usai Dipermak Madura United
Namun, wasit tidak memberikan pelanggaran dan permainan tetap dilanjutkan. Keputusan itu langsung memicu reaksi dari bench Green Force yang merasa dirugikan.
Tak berhenti di situ, Tavares juga mempertanyakan peran video assistant referee (VAR) yang dinilai tidak maksimal. Ia menilai teknologi tersebut seharusnya bisa membantu mengoreksi keputusan penting yang luput dari pengamatan wasit.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
